Rayakan Milad dengan Berbagi dan Bait Puisi

0
101
Siswa SD Muhammadiyah 22 Surabaya menunjukkan karya puisi. (Andi/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Meski tengah melakukan pembelajaran di rumah, SD Muhammadiyah 22 Surabaya tetap aktif memberikan layanan pendidikan meski dengan jarak jauh atau daring. Seperti saat kegiatan Milad Ke-108 Muhammadiyah Rabu 18 November 2020 kemarin, diadakan resepsi milad secara virtual sekaligus peduli berbagi kepada masyarakat sekitar.

Hal itu disampaikan Kepala SD Muhammadiyah 22 Surabaya Listianah SEI. Menurut dia, kegiatan seperti ini bisa menumbuhkan karakter peduli berbagi kepada sesama dalam kondisi dan situasi apa pun.

“Sebagai bentuk meneruskan dakwah yang dilakukan KH Ahmad Dahlan sebagai pendiri Muhammadiyah,” katanya.

Kakak beradik Rahesa kelas 3-B dan Bilqis (adiknya) kelas 1-B sangat excited dengan kegiatan yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah 22 Surabaya. Sebab, dapat membantu orang lain. Demikian disampaikan ibunya Balqis saat mengantar uang dan tas sekolah.

“Kami bangga anak-anak bisa sekolah di SD Muhammadiyah 22 Surabaya. Sebagai Sekolah Sang Juara, banyak kegiatan positif untuk mencetak anak anak berakhlaqul karimah,” tuturnya.

Siswa SD Muhammadiyah 22 Surabaya rayakan milad dengan berbagi. (Andi/KLIKMU.CO)

Begitu pula yang dilakukan M.Emran Wijaya kelas 4-A. Ia dengan penuh semangat mengantar bantuan kepada tetangga sekitarnya. Ibunya menyampaikan, Emran merasa senang bisa berbagi kepada yang membutuhkan.

Dia berharap, pada acara Milad Muhammadiyah ini, dakwah Muhammadiyah lebih berkualitas dan memberi manfaat yang terbaik untuk umat, bangsa, dan kemanusiaan universal, terlebih dalam suasana pandemi Covid-19 sekarang ini.

Puisi Kado Milad

Di samping mengadakan resepsi virtual dan pembagian paket sembako, SD Muhammadiyah 22 Surabaya juga mengadakan penulisan karya puisi buat kado Milad Ke-108 Muhammadiyah. Kegiatan ini sebagai upaya menumbuhkan karakter peduli dan berbagi sejak dini, juga menggali berbagai potensi yang dimiliki siswa untuk dikembangkan dan difasilitasi.

Demikian disampaikan Listianah SEI sesuai kegiatan resepsi.

Ridwan, salah seorang siswa, pun bergegas mengambil alat tulis  dengan didampingi ibunya membimbing penulisan puisi karena memang masih belajar di rumah. Demikian kata ibunya.

:Kami senang bisa bersama membantu membuat puisi yang berjudul Muhammadiyah terus melangkah maju,” ujarnya.

Dalam salah satu baitnya, Ridwan menulis: “Muhammadiyah selalu ada/ Melangkah beriringan dengan sang mentari”

Belvana, temannya di kelas 3D, menulis puisi yang berjudul Senangnya Belajar di Sekolah Muhammadiyah. Di antara baitnya tertulis: “Senangnya belajar di sekolah Muhammadiyah/ Pelajaran dan kegiatan belajarnya menyenangkan/ Teman temanku begitu hebat karena semangat belajar di Sekolah Muhammadiyah”

Begitu pula Nana yang menuliskan puisi yang berjudul Belajar di Sekolah Muhammadiyah. Dalam bait pertama dituliskan: “SD Muhammadiyah/ Di sinilah aku menimba ilmu/ Untuk mencapai cita-citaku”

“Kemampuan menulis puisi ini sebagai upaya menggali potensi yang dimiliki siswa untuk menulis dan mengekspresikan dalam bentuk puisi,” kata Ustadz Andi Hariyadi, wali kelas 3-D. “Anak-anak merasa senang bisa belajar berkarya meski dari hal yang sederhana,” tandasnya. (Andi/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here