Rebut Ruang Digital, IMM Pakai Pendekatan Multisinkron Kalimaya

0
118
Ketua Umum IMM Malang Raya Ode Rizki Prabtama (kanan atas) dan Manajer Pusat Syiar Digital Muhammadiyah Arif Nur Kholis (kiri bawah) dalam kolase foto dalam agenda Communication Skill Class. (Ode/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – IMM Malang Raya resmi membuka rangkaian kegiatan Communication Skill Class (CSC) yang rencananya dilaksanakan selama sembilan hari. Mengusung tema “The New Wave of IMM Digital Movement”, CSC diikuti oleh 19 peserta yang merupakan kader IMM se-Malang Raya.

Pada pembukaan yang berlangsung Sabtu (20/2/2021), Ketua Umum IMM Malang Raya Ode Rizki Prabtama menjelaskan mengenai 6Cs yang menjadi brand design IMM Malang Raya. Digagas oleh Michael Fullan dari Kanada, 6Cs merupakan 21st century skills yang terdiri dari Critical thinking, Communication, Creativity, Collaboration, Character, dan Citizenship.

Ode menyatakan bahwa kader-kader IMM merupakan bagian dari global citizenship. Contohnya berupa penyelenggaraan CSC yang diadakan tanpa berkumpul di tempat yang sama, melainkan melalui dunia digital. “Tidak ada lagi batas negara, pulau, lautan, dan sebagainya. Kita adalah warga dunia (global citizenship),” ujarnya.

Bukan hanya itu, agenda tersebut juga mengandung kesadaran kompetensi abad 21 tersebut dalam mewujudkan IMM Plus. Artinya, di samping memiliki kemampuan kompetensi dasar religiusitas, intelektualis, dan humanitas, IMM juga punya nilai tambah, yakni 21st Century Skills tersebut.

“CSC merupakan jawaban IMM Malang Raya atas tantangan arus perkembangan dunia digital dan syiar gerakan IMM di ruang maya,” tambah Roya Putri, penanggungjawab kegiatan CSC.

“Sebagai eksponen mahasiswa Muhammadiyah, sudah saatnya kita membalas arus. Zaman bergerak, IMM pun demikian. CSC adalah bentuk ikhtiar supaya peran tidak tenggelam,” tutur dia.

Sementara itu, Manajer Pusat Syiar Digital Muhammadiyah Arif Nur Kholis selaku narasumber menyatakan, lahan dakwah sudah menggunakan media digital. Peran kita dalam IMM sudah seharusnya mengintegrasikan hal ini sesuai dengan kompetensi dan lahan gerak.

“Sudah saatnya Muhammadiyah melalui IMM punya champion dalam dunia digital ini,” ujarnya dalam pembukaan dan Stadium Generale, Sabtu (20/2/2021).

Rangkaian kegiatan CSC dilaksanakan menggunakan pendekatan Multisinkron Kalimaya. Yakni, pembelajaran mandiri dengan konten materi berupa video yang disiapkan panitia (asinkron mandiri) selama lima hari sejak Ahad (21/2/2021) sampai Kamis (25/2/2021).

Tiga hari setelahnya diadakan dialog dan tanya jawab (sinkron maya) oleh para narasumber. Antara lain Maharina N. Zahra (Community Branding), Zulfa Afin (Content Creation), Nasrullah (Creative Journalism), dan Abdul Jalil (Social Media Management). Ada juga penugasan kelompok antar peserta (asinkron kolaboratif). (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here