Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto Wafat

0
1353
Rektor UM Purwokerto Dr Anjar Nugroho. (Foto istimewa)

KLIKMU.CO – Kabar duka menghampiri warga persyarikatan. Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Jawa Tengah, Dr Anjar Nugroho MSi MHI meninggal dunia hari ini, Selasa (15/12/2020).

“Innalillahi wainna ilaihi roji’uun.
Berita duka, telah meninggal dunia bapak Rrktor UMP Dr Anjar Nugroho MSi MHI hari ini Selasa, 15 Desember 2020, jam 04.05 di RS Kariadi Semarang karena serangan jantung. Mohon doanya, semoga husnul khotimah dan keluarga yang ditinggal diberi kesabaran, ketabahan, dan keihlasan…Aamiin.”

Demikian informasi yang diterima Klikmu.co dari Humas UMP di grup-grup WA Muhammadiyah Selasa pagi.

Hal itu dibenarkan oleh Pembantu Rektor I UMP Dr Jebul Suroso. Menurut Jebul, almarhum berada di Semarang dalam rangka silaturahmi dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Pangdam IV Diponegoro Mayjen Inf Bakti Agus Fadjari.

“Dalam silaturrahmi ini, kami juga rencananya akan menyerahkan program beasiswa putri-putri anggota TNI dan warga Jateng,” katanya dikutip dari Republika.

Menurut dia, almarhum berangkat ke Semarang dari Purwokerto Senin malam (14/12/2020) selepas waktu Isya. Sebelum berangkat ke Semarang, sore harinya almarhum sempat memimpin rapat bersama pimpinan UMP dan juga puasa bersama bersama keluarganya.

“Almarhum berangkat dari Semarang bersama pembantu Rektor II Bidang Keuangan dan Aset Drs Ikhsan Mujahid MSi dan Wakil Rektor IV UMP Bidang Riset, Inovasi, dan Sumber Daya Manusia Dr Anwar Ma’ruf MT. Rencananya, saya baru akan menyusul pagi ini,” ujar dia.

Namun, sesampai di Semarang, almarhum mengalami anfal sehingga langsung dilarikan ke RS Karyadi. “Namun, sesampai di rumah sakit, kondisi almarhum sudah tidak tertolong,” ujarnya.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga menyampaikan dukacita atas wafatnya Dr Anjar Nugroho.

“Semoga almarhum husnul khatimah, diterima amal ibadahnya, diampuni kesalahannya, serta ditempatkan di sisi Allah dalam naungan-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan kekuatan.”

Sementara itu, menurut rencana, jenazah almarhum dimakamkan di pemakaman Istana Gola Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Sebelumnya, jenazah almarhum akan disemayamkan di Masjid UMP Dukuhwaluh.

 

Panutan yang Gemar Membaca

Dr Anjar Nugroho merupakan salah satu sosok yang disegani. Pria kelahiran Demak, 8 Oktober 1975, ini terkenal sebagai sosok yang cerdas dan intelektual.

Dilansir dari laman ump.ac.id, laman resmi Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Dr Anjar Nugroho sering dijadikan panutan bagi mahasiswa dan jajaran civitas akademika Universitas Muhammadiyah Purwokerto lantaran pribadinya yang pentuh inspiratif dan gemar membaca.

Sebelum menduduki posisi puncak sebagai rektor, Dr Anjar Nugroho meniti sejumlah jabatan lainnya dari bawah. Mulai Pembantu Dekan I pada 2001–2004, Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) (2009–2013), Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan (2012–2016), hingga Wakil Rektor I Bidang Akademik UMP (2016–2019) sebelum akhirnya jadi rektor periode sekarang.

Anjar Nugroho menyelesaikan studi S-3 di bidang Ilmu Politik Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada tahun 2017. Sebelumnya ia menempuh pendidikan Sarjana (S-1) Perbandingan Madzab IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan program magister dua sekaligus, yakni Hubungan Internasional UMY serta Studi Politik dan Pemerintahan dalam Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Akademisi dan Aktivis Produktif

Di samping sebagai akademisi, Anjar Nugroho juga cukup aktif sebagai aktivis di berbagai organisasi. Anjar Nugroho sejak SMA sudah aktif di Ikatan Remaja/Pelajar Muhammadiyah. Lalu, tahun 1990-2000 ia mulai berkiprah di Pimpinan Ranting sampai Pimpinan Pusat IRM waktu itu yang sekarang berganti nama menjadi IPM.

“Beliau alumni PP IPM, mendapat julukan Bapak Paradigma IPM karena yang merumuskan Dasar-Dasar Gerakan IPM. Semoga beliau husnul khatimah,” tulis Azaki Khoirudin, mantan Sekjen DPP IPM, di FB-nya, juga menanggapi wafatnya sang rektor.

Semasa kuliah, pria yang sempat menjadi santri angkatan pertama Pesantren Muhammadiyah Kudus sekaligus siswa SMA Muhammadiyah Kudus ini juga aktif di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan menjalani kiprah dari Pimpinan Komisariat sampai Dewan Pimpinan Daerah IMM DIY dalam rentang waktu 1994-1999. Tercatat hingga kini Dr Anjar Nugroho menjabat sebagai ketua Forum Komunikasi Alumni (Fokal) IMM Banyumas dan Ketua Kwartir Wilayah (Kwarwil) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Jawa Tengah.

Selain berorganisasi, Dr Anjar Nugroho juga produktif menulis di berbagai jurnal ilmiah. Tulisan tersebut pun mengantarkannya menjadi penulis terbaik jurnal ilmiah dosen PTAIS se-Indonesia pada 2007 untuk kategori tulisan hukum Islam. Jurnal yang pernah memublikasikan tulisannya adalah Jurnal Islamadina, Himmah, Tajdida, Asy-Syir’ah, Afkaruna, Tajrih, al-Jami’ah, al-Ma’arij, Humanika, al-Ma’arif, Ushuluddin, Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies (IJIMS) (terindeks Scopus). (AS/Diolah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here