Renungan Anak Bangsa #11: Jokowi Presiden Magang

0
356
Foto Presiden Jokowi mengendarai motor trail diambil dari warungasep.net

KLIKMU.CO

Oleh: M.Mufti Mubarok*

Kalau penampilan presiden kita tentu kesan yang bisa ditangkap agak dipaksakan oleh orang orang yang ingin tampil beda. Dulu kita punya presiden soekarno. Soeharto dan penerussnya terakhir SBY yang wibawa secara penampilan.

Namun para promotor Jokowi memang hebat dengan memampilkan pemimpin krempeng, Wajah ndeso, kesan merakyat dan kerja keras. Harus di akui bahwa kesan dan politik pencitraan seolah olah telah mengantarkan Pak Jokowi jadi presiden.

Nasib bisa merubah Nasab
Memang pak Jokowi lagi bernasib baik. Sehingga terpilih dengan cepat. Seteleh walikota solo terpilih jadi Gubernur DKI, belum selesai jadi gubernur baru 3 tahun terpilih jadi presiden, baru beberapa karya di DKI langsung loncat jadi presiden

Saat jadi presiden selama 4 tahun ini memang banyak prestasi yang bisa dirasakan oleh masyarakat terutama infrastruktur. Namun infrastruktur yang di bangun untuk siapa? Tampaknya belum terasa. Banyak bangun bangun di sana sini, tapi bagaimana nanti kelanjutannya, masih perlu kajian.

Setidaknya dalam 4 tahun ini pak jokowi masih presiden magang:

Pertama, Magang untuk infastruktur dimana mana, membangun di mana mana dan arahnya masih fisik bukan non fisik

Kedua,  Magang mengelola hutang. Hutang terus bertambah, dan suliit untuk mengembalikan,

Ketiga, Magang mengelola kurs rupiah yang terus membumbung tinggi hingga 15.000

Keempat, Magang mengelola umat. Umat Islam yang sudah nyaman sebelumnya terusik dengan beberapa isu isu sehingga umat menjadi terbelah lagi.

Kelima, Magang untuk melayani para promotor, sponsor dan suporter yang mendukungnya. Para pemodal, parpol dan relawannya harus terpuaskan. Sehingga seperti memelihara harimau, kalau mereka tidak dikasih makan, akan memakan majikannya.

Keenam, Magang berbahasa. Setelah jadi presiden Jokwi terpaksa harus mgomong bahasa inggris. Tapi namanya wong solo yang jawa medok, biasanya bahasa ingggris menjadi momok.
Pak jokowi masih belajar bahasa ingggis.

Ketujuh, Magang naik motor, magang goyang dayung dll

Setelah memasuki tahun ke lima. Tahun akhir pemerintahan, baru pak Jokowi Tersadar bahwa selama ini ternyata pak Jokowi belum bisa dianggap “the real presiden”. Karena tampaknya masih terkesan magang. Sehingga harga harga kebutuhan bahan pokok tidak terkedali, hutang makin menggunung, pengangguran makin tinggi, kesenjangan tampak jelas ,dan potret pertumbuhan ekononi yang belum jelas, usaha makin sulit harapan usia kerja makin tak menentu dll

Maka pak Jokowi mencoba mengevaluasi masa magangnya untuk bisa berkuasa kembali agar dapat menjadi The real Presiden, bukan magang lagi,
Buka konsep pembangunan yang coba coba, belum ada GBHN, Pancasila dan UUD akibatnya tampak tak ada, institusi- institusi negara kurang wibawa. Akibat presidennya yg terkesan masih magang alias coba coba dan kesan di setir asing dan para promotornya. Semoga nanti kita punya The real Presiden yang lebih wibawa dan tidak dikendalikan oleh asing

*Penulis Buku Jokowi Undercover

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here