Renungan Jelang Akhir Ramadhan #8: Magic Word

0
193
Ilustrasi diambil dari google

KLIKMU.CO

Oleh: Karyanto Wibowo Soewignjo*

Assalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Bismillahirahmanirahim.
Alhamdulillahirabbilalamin.

Saudaraku yang baik hati,
Seringkali urusan dunia membuat kita menjadi resah. Target pekerjaan yang tidak terpenuhi, harapan terhadap anak dan atau pasangan yang meleset dan lain sebagainya.
Padahal, dunia ini penuh dengan ketidakpastian. Berarti…resah menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan kehidupan kita
———-
Dulu saya enjoy saja bergumul dengan segala keresahan itu. Anggap saja bagian dari perjuangan hidup. Toh hampir semua orang juga mengalami hal yang sama.
Setiap kejadian yang tidak memenuhi harapan, selalu kita katakan : seandainya…
Seandainya saya berangkat lebih awal, pasti tidak terlambat…
Seandainya saya berjodoh dengan dia, tentu lain jalan ceritanya…
Seandainya…
Seandainya…
Seandainya…

Sampai saya menemukan magic word yang merubah segalanya. Kecewa sirna, resah musnah, was-was tergilas.

Magic word itu adalah qadarullah.
———-

Saudaraku yang budiman,
Hadits riwayat Muslim menyebut Rasulullah bersabda : “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah.” Namun, keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah. Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan: ‘Seandainya aku lakukan demikian dan demikian.’ Akan tetapi hendaklah kau katakan: Ini sudah jadi takdir Allah. Setiap apa yang telah Dia kehendaki pasti terjadi.’ Karena perkataan law (seandainya) dapat membuka pintu syaithon.”
———-
Tidak ada satu kejadianpun yang tidak diketahui Allah. Sudah ditakdirkan oleh Allah. Kalau begitu, kita mau apalagi ? Mau protes ke Allah atas apa yang terjadi ? Naudzubillah…
Qadarullah membuat kecewa sirna, resah musnah, was-was tergilas.
———-

Saudaraku yang rendah hati,
Ayat 21 surat Yusuf disebutkan : “Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya.”.
———-
Tugas kita merencanakan dan berusaha melaksanakannya dengan baik. Biarlah hasilnya kita serahkan pada Allah. Dan memang itu hak prerogatif Allah. Qadarullah.
Perencanaan yang matang plus pelaksanaan yang maksimal seringkali membuahkan hasil sesuai harapan. Qadarullah.
Tetapi tidak jarang juga perencanaan matang , pelaksanaan maksimal tidak membuahkan hasil sesuai harapan. Qadarullah.
Woles ajah…
———-

Saudaraku yang bahagia,
Quote sore ini adalah :

Dalam usaha pencapaian sesuatu, kewajiban manusia adalah meramu keyakinan hati dan kecerdasan akal. Hak Allah mengatakan ‘Jadilah’ “
———-

Selamat berbuka puasa. Menunaikan hak raga dengan makan minum, serta hak jiwa dengan doa yang tak tertolak.

Dzahaba Dzoma’u Wabtallatil ‘Uruuqu Wa Tsabatal Ajru Insya Allah
(Telah hilang rasa dahaga, dan dan telah basah kerongkongan, serta telah ditetapkan pahala insya Allah.)

Wassalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

*KWS Life Academy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here