Renungan Syawalan #2: Mudikers

0
307
Foto Ilustrasi diambil dari Pictame

KLIKMU.CO

Oleh: Karyanto Wibowo Soewignjo*

Assalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Bismillahirahmanirahim.
Alhamdulillahirabbilalamin.

Saudaraku yang baik hati,
Syawal sudah memasuki hari ke-2. Beberapa kota besar seperti Jakarta  dan Surabaya terlihat mulai sepi.  Sebagian besar sudah mudik ke kampung halaman,kecuali penduduk Asli yang harus jaga gawang sehingga tidak bisa mudik karena memang tidak punya kampung halaman

Ada mudikers terikat dengan semangat birrul walidain karena masih ada orang tua di kampung halaman. Yang lain lagi walaupun orangtua sudah meninggal semua, tetap mudik. Hatinya tak bisa lepas dengan kampung halaman.
Termasuk saya

Pulang ke kampung halaman saat lebaran sudah menjadi tradisi. THR langsung ludes untuk baju baru dan tiket mudik. Pulang kampung butuh modal bro…
———-

Saudaraku yang budiman,
Sebenarnya kampung halaman kita yang sesungguhnya dimana ? Apakah tempat kelahiran kita ? Ataukah kota dimana orang tua kita tinggal ? Atau dimana ?

Suatu saat Rasulullah memegang pundak Umar bin Khatthab dan bersabda : “Hiduplah kalian di dunia seakan-akan seperti orang asing, atau seperti seorang pengembara.”

Artinya kota manapun didunia ini bukanlah kampung halaman kita. Kita hanyalah orang asing yang sedang mengembara. Lalu, kemanakah kita akan pulang (kampung) ?
———-

Saudaraku yang rendah hati,
Kampung tempat kita pulang sesungguhnya adalah akhirat. Tempat mengikat hati.
Dunia hanyalah persinggahan untuk mengumpulkan bekal mudik. Mudikers sejati tak membawa dunia. Jadi tak gelisah jika dunia tak kunjung ditangan.
Pun juga tak sombong saat dunia menghampiri. Toh gak bisa dibawa mudik.

Semoga kita tak menjadi mudikers yang menyesali salah bekal, seperti yang disebut dalam ayat 99-100 Surat al-Mu’minuun : “Ketika datang kematian pada seseorang, lalu ia berkata): Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia) agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan.”

Astaghfirullah wa atubu ilaih…
———-

Saudaraku yang bahagia,
Quote hari ini adalah :

Bekal. Sesuatu yang berguna di tempat tujuan, bukan di tempat asal. Waspadalah
———-

 

Wassalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

*KWS Life Academy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here