Robotika Mudipat Raih Juara LRN 2020, November Bertarung di Level Internasional

0
90
Kepala Mudipat Ustadz M. Syaikhul Islam MHI bersama Tim Robotika Mudipat yang menjadi juara umum LRN 2020. (Mul/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) kembali mengukir prestasi membanggakan. Tim Robotika Mudipat merengkuh juara umum Lomba Robotika Nasional (LRN) 2020 yang digelar Dinas Pendidikan Jawa Timur bekerja sama dengan Dharma Wanita, Rotary Club of Persada District 3420, Indonesia, pada Sabtu, 22 Agustus 2020.

Tim Robotika Mudipat dinobatkan sebagai juara umum setelah meraih total 10 medali. Perinciannya, 3 medali emas, 4 medali perak, dan 3 medali perunggu.

Para peraih medali itu di antaranya Dzaki Rasyad Fahrezi, Haikal Abyadl Andrafel Putra, Aldo August Radityo, Asya Nadhifa, Farazihi, Nakeisha Alviena Sakhi dan Muhammad Zarir Raihan yang membuat Robocon meraih juara I. Sementara itu, Reyhan Emeraldy Wiaya, M. Irza Zakaria Asy-Sya’bani, Shaan Ananda Majid, M. Azka Dzakwan Ramadha, M. Rayhan Bimo Satriyo, Evan Azka Adinata, dan Farel Aris Djafar Ginting meraih juara II setelah menampilkan Robosquad.

Lalu, Mahendra Dewa Putra Siswanto, Octavian Dwiki Sucahyo, Abdur Rasyid Hibatullah Wibisono, Razan Muhammad Dzaki, Wisnu Cahya Pratama, dan Muhammad Arvin Brahmantio dengan Robofighter meraih juara III. Selanjutnya, Duta Robotika Mudipat peraih juara I akan melaju ke tingkat internasional pada November mendatang.

Kepala Mudipat Ustadz M. Syaikhul Islam MHI mengatakan, sekolah memberikan apresiasi dan bangga kepada para Duta Robotika SD Mudipat yang telah meraih juara umum dalam LRN 2020 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Jawa Timur bekerja sama dengan Rotary Club of Persada District 3420. Sebab, meski dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, tekad mereka untuk berprestasi di tingkat nasional tidak pernah surut.

“Kami tahu persis bahwa untuk menjadi juara bukanlah sesuatu yang mudah. Kami tahu betul para siswa telah menyiapkan sesuatunya dengan sangat serius, siang dan malam, dengan para pembina ekstrakurikuler robotika di rumah mereka, bahkan terkadang bertemu di dalam suatu event dengan suatu kelompok dan pihak sekolah dihadirkan untuk melihat mereka berlatih dengan serius. Jadi, kalau mereka meraih juara atau prestasi yang membanggakan seperti saat ini, itu merupakan hadiah yang wajar atas semangat mereka, dan menjadi kebanggaan mereka setelah berlatih dalam menyiapkan lomba yang diikutinya,” papar Ustadz Icool, sapaan akrabnya.

Ustadz Icool berharap, prestasi-prestasi yang telah diraih para siswa bisa terus dipertahankan sebagaimana prestasi-prestasi sebelumnya. Menurut dia, prestasi Tim Robotika SD Mudipat memang sudah teruji di banyak lomba, kompetisi, maupun Olimpiade, baik di skala nasional maupun internasional. Nah, LRN 2020 ini merupakan pembuktian untuk yang kali kesekian. Bahkan Tim Robotika SD Mudipat mampu menjaga dan mempertahankan prestasinya hingga meningkatkan prestasi yang diraih dengan semangat dan kekompakan tim yang ada di internal sekolah.

Maka, ke depan Ustadz Icool berharap para siswa peserta ekstrakurikuler robotika tetap rendah hati dan tidak merasa sombong, apalagi hingga berpuas diri dengan capaian yang telah diraih saat ini. Prestasi yang telah diraih harus dijadikan pelecut dan menjadi cambuk untuk terus berlatih lebih giat lagi, lebih rajin lagi, lebih kompak lagi untuk menyambut lomba, kompetisi, dan Olimpiade Robotika di masa mendatang.

“Kami berharap prestasi ini bisa mengharumkan nama sekolah, bisa membanggakan bagi Persyarikatan Muhammadiyah secara umum. Kami juga mempersembahkan prestasi tim robotika ini untuk kota tercinta, yakni Kota Surabaya,” tandas Ustadz Icool. (Mul/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here