Saad Ibrahim: Misi Rahmatan Lil Alamin, Muhammadiyah Bangun Cabang Istimewa di Berbagai Negara

0
206
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Dr H.M. Saad Ibrahim MA saat diwawancarai warcil MIM 10 Rejosopinggir Tembelang Jombang. (Zuky/Klikmu.co)

KLIKMU.CO

Wartawan cilik MI Muhammadiyah 10 Rejosopinggir Tembelang Jombang “Madrasah Penghafal Al-Qur’an” mewawancarai Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Dr H.M. Saad Ibrahim MA.

Pria yang juga dosen UIN Malang itu sebelumnya mengisi Pengajian Ahad Pagi yang dilaksanakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang di Masjid K.H. Ahmad Dahlan, Sengon Jombang, Ahad (19/1).

Wawancara dilakukan Cintia Nur Rahma dan Nana Safinatun Najah. Berikut petikannya.

Apa tugas Bapak sebagai ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur?

Tugas yang pertama, mengurus Muhammadiyah untuk melakukan amal usaha bagi kepentingan umat, kepentingan bangsa, dan kepentingan kemanusiaan. Yang kedua, tetap berbasis pada ajaran Islam pada ideologi sesuai dengan paham Muhammadiyah. Yang ketiga, mempunyai tugas untuk membawa, memproyeksikan melalui Muhammadiyah masa depan dari umat dan masa depan dari bangsa.

Apa yang dimaksud dengan peneguhan akidah dan girah ber-Muhammadiyah?

Peneguhan akidah yakni kita tetap bertuhankan Allah SWT, kemudian melaksanakan implikasi dari akidah itu, melaksanakan ibadah. Termasuk juga membangun hubungan tidak semata-mata kepada Allah (hablun mina Allah), tapi hubungan dengan manusia (hablun minan naas) juga. Nah, oleh karena itu, kemudian Muhammadiyah berusaha untuk membangun dan terus membangun, baik rumah sakit, klinik, sekolah, perguruan tinggi, termasuk juga di dalamnya ada yang mengatasi problem-problem kemisikinan, ada panti-panti asuhan, juga pondok pesantren, dan lain sebagainya. Sekali lagi, Muhammadiyah melakukan tuga-tugas untuk bersama-sama elemen bangsa yang lain, elemen-elemen yang ada di tengah-tengah kita itu. Termasuk dengan pemerintah membawa bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik, lebih baik, dan lebih baik. Mempunyai kewajiban juga untuk menyebarkan misi Islam rahmatan lil alamin untuk seluruh penjuru dunia ini. Karena itu, kemudian membangun cabang-cabang istimewa di berbagai negara.

Bagaimanakah cara menumbuhkan girah ber-Muhammadiyah?

Yang pertama, Muhammadiyah ini adalah kendaraan atau wasilah untuk jihad kita mencerdaskan bangsa, memberantas kemiskinan, menyelesaikan problem-problem bangsa. Karena itulah kemudian girah ber-Muhammadiyah ini kita bangun untuk melakukan tugas-tugas seperti itu. Dan orang Muhammadiyah itu harus ulet, harus melaksanakan gari-garis Muhammadiyah itu. Dengan kata lain, kiprah Muhammadiyah tidak dibatasi oleh ruang dan waktu, termasuk juga kita harus punya kiprah yang global berjiwa internasional.

Menurut Bapak, bagaimana perkembangan Muhammadiyah di Jombang?

Yang pertama begini, Jombang ini bagian dari Jawa Timur. Secara kesuluruhan kemudian Muhammadiyah di Jawa Timur itu sering kali disampaikan oleh banyak pihak, termasuk juga oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sebagai Muhammadiyah yang terdepan dengan berbagai amal usaha, termasuk perguruan tingginya. Ada 7 universitas ada 5 sekolah tinggi itu ada di Jawa Timur, sedangkan di tempat yang lain kurang daripada itu. Jadi, paling banyak Universitasnya itu di Muhammadiyah Jawa Timur. Jombang merupakan bagian dari ini dan Jombang punya banyak amal usaha. Ada rumah sakit, ada sekolah-sekolah, termasuk adik-adik MI Muhammadiyah 10 ini juga bagian dari itu. Ada juga pondok pesantren, Muhammadiyah Boarding School, dan sebagainya. Dengan kata lain, Muhammadiyah yang ada di Jombang ini sudah termasuk Muhammadiyah yang berada pada gari-garis yang di depan.

Apa ciri khusus pendidikan Muhammadiyah?

Ciri khusus pendidikan Muhammadiyah, yang pertama, yaitu menghasilkan para peserta didik yang berpikir ke depan. Para pelajar yang mempunyai cita-cita yang tinggi, para peserta didik yang kemudian selalu berbuat dan selalu berbuat untuk bangsa ini dan di atas semuanya itu. Kemudian digantungkan kepada Allah dan dibuat untuk konteks ibadah kepada Allah. Kemudian, ibadahnya mengambil pola sedekat-dekatnya praktik yang dilakukan oleh Rosulullah SAW.

Apa harapan Bapak terhadap warga Muhammadiyah di Jombang?

Harapan saya tentu saja semakin hari semakin berkembang, termasuk masjid kita ini harus segera diselesaikan. Setelah itu mendirikan perguruan tinggi dan seterusnya. Jadi, harus dipacu terus-menerus supaya faidza faroghta fanshob, wa ila robbika farghob. Kalau selesai dari satu pekerjaan (amal usaha), bikin amal usaha yang lain dan kemudian semuanya digantungkan kepada Allah insya Allah akan ditolong oleh Allah. (Zuly Ahsan/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here