Saat Emak-Emak Ikut Lomba Ranking 1: Bacaan Materi Terbawa Tidur sampai Sarapan pun sambil Belajar

0
176
Para wali murid yang meraih penghargaan dalam lomba ranking 1 seputar Al Islam dan Kemuhammadiyahan di SD Muhammadiyah 24 Ketintang Surabaya.

KLIKMU.CO – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1441 H, Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Ketintang Surabaya menyelenggarakan lomba peringkat 1 atau yang lebih populer dengan istilah ranking 1 pada Sabtu lalu (31/8/2019) di Character Activity Center.

Lomba peringkat 1 ini diikuti sekitar 130 peserta yang berasal dari perwakilan 13 kelas. Menariknya, bukan anak-anak, pesertanya adalah para wali murid! Perlombaan yang dilakukan dalam 3 babak dengan materi pertanyaan seputar Islam dan Kemuhammadiyahan ini berlangsung sangat seru.

Satu per satu peserta berguguran setelah menerima pertanyaan dari juri. Babak pertama dengan sistem benar salah berhasil menggugurkan 120 peserta sehingga hanya 10 peserta yang berhak masuk ke babak kadua.

Pada babak kedua dengan sistem jawab singkat, peserta yang berhasil bertahan berjumlah 6 orang. Sehingga keenam peserta yang tersisa kemudian masuk ke babak ketiga dengan sistem jawab cepat untuk memperebutkan juara 1 hingga juara harapan 3.

Kepala SD Muhamadiyah 24 Norma Setyaningrum menjelaskan bahwa lomba ranking 1 Al Islam dan Kemuhammadiyahan merupakan bagian dari upaya sekolah untuk mempererat komunikasi dan pelibatan aktif wali murid dalam kegiatan sekolah.

“Selain itu juga untuk menambah pengetahuan wali murid tentang Al Islam dan Kemuhammadiyahan,” jelas Norma.

Mey Ratnayanti, salah satu peserta, mengungkapkan kesannya. “Acaranya seru, emak-emak disuruh ikut lomba kuis ranking 1. Persiapannya bikin deg-degan. Saat belajar materinya tidak paham-paham. Ujung-ujungnya ngantuk dan tertidur. Fotokopian materi malah ditiduri,” ungkap Bunda Nana dengan tertawa.

Sementara itu, peserta lomba lainnya, Ni’matul Laily, juga mengungkapkan keseruannya mengikuti lomba.

“Lombanya seru, karena yang ikut lomba emak-emak jadi ramai dan lucu. Selain itu, lombanya juga bagus banget. Saya jadi tahu materi pelajaran Al Islam yang diberikan ke siswa benar-benar menitikberatkan pada dasar-dasar agama kita, terutama mengajarkan tentang tauhid dan fiqih yang wajib diketahui sebagai umat Islam,” ungkap Laily.

“Untuk perisapannya sendiri ya saya baca sesempatnya aja,” katanya. Ya, malam sebelum lomba, Laily meminta Irsyad, anaknya, buat kasih pertanyaan dari semua materi yang ada.

“Yang paling susah materi Alquran. Jadi saya skip dan baru benar-benar belajar pagi saat sarapan sebelum berangkat lomba. Ternyata soal yang banyak keluar di materi Alquran,” tambah peraih juara 1 ini.

“Kalau untuk aqidah sih alhamdulillah saya ikut kajian-kajian, jadi insyaallah tidak ada hambatan. Sementara materi KMD, saya memang lahir dari keluarga Muhammadiyah dan alumni Muhammadiyah juga, jadi sudah tidak asing,” ungkap perempuan yang akrab disapa bunda Irsyad ini. (Achmad Zainuri Arif/Achmadsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here