Saatnya Masjid Aktif dalam Mengurai Problem2 Masyarakat, Nasihat Dr. Najib Hamid

0
506

Klikmu.co, Surabaya – Pengajian Matahari Terbit bulan September ini menghadirkan Dr. Najib Hamid, Wakil Ketua Muhammadiyah Jawa Timur di Masjid Jenderal Surdirman, Dharmawangsa Surabaya. Kegiatan bulanan PCM Gubeng ini diikuti oleh warga dan simpatisan Muhammadiyah se kecamatan Gubeng.

pengajian matahari terbit september 2017

Foto: Imam Sapari

Ust. Najib Hamid banyak membahas bagaimana Masjid mewujudkan kepedulian terhadap masyarakat, berdasarkan pengalaman beliau sebagai Takmir di Masjid Ummul Mukminin Surabaya. Berikut ini sedikit poin-poin penting:

Pengajian itu tdk boleh berhenti di pengajian, namum harus berakhir dan berwujud dalam tindakan.
Misalnya saja, muballigh2 menyampaikan pinjam bank itu riba dan haram. Tapi belum memberikan solusi bagi masyarakat kecil yg terdesak dan butuh pinjaman modal usaha. Akhirnya, muncullah para renteneir dengan menawarkan pinjaman tanpa prosedur administrasi yg ribet namun dg bunga yang jauh lebih mencekik.
Ada pengalaman di Masjid Ummul Mukminin. Masjid memberikan pinjaman kepada para jamaah yang membutuhkan modal usaha. Agar tidak terjebak rentenir. Dari 20 orang yang meminjam kini menjadi 400 orang dan total omsetnya kini mencapai 2 M.
Pengajian itu jangan hanya mengandalkan penceramah. Tapi juga bagaimana pengelolaannya. Dulu, pengajian di Ummul Mukminin dijalankan sore hari dan waktunya kurang disiplin, pesertanya stagnan. Sekarang, diganti pagi hari dengan disiplin waktu dan publikasi, pesertanya lebih banyak. Bahkan sekitar 50 jamaah bisa berjualan kepada jamaah yang hadir. Jadi, selain misi syiar terbentuk juga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Hidup ini isinya kumpulan masalah. Tugas kita adalah membantu sedikit demi sedikit mengurai permasalahan masyarakat.
Ada masalah berat di masyarakat dan kita harus bebuat. Belum lagi, problem pemurtadan. Sekarang pendekatannya tidak lagi ideologi, tapi kesejahteraan.

Demikian sedikit petikan nasihat beliau. Mudah2an bermanfaat untuk kita semua. (nurq/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here