Safari Shubuh: 3 Tips Cara Sukses Hidup Dunia Akhirat ala Gus Imsap

0
854

KLIKMU.CO – “Allah swt masih memberikan hidup kepada kita sampai detik ini, kita harus beristighfar, memohon ampun atas dosa mungkin masih ada. Bersyukur juga masih diberikan kesempatan untuk berbagi ilmu pada pagi yang cerah ini.”

Demikian disampaikan Sekretaris Pimpinan Korps Muballigh Muhammadiyah Kota Surabaya Ustad Imam Sapari (Gus Imsap) dalam safari Subuh Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya di Masjid Remaja Kalilom Lor Surabaya, Ahad (06/5).

Gus Imsap yang juga menjabat Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 9 Surabaya menyampaikan, setidaknya ada empat perkara yang akan ditanyakan oleh Allah pada hari kiamat nanti. Ke empat hal itu antara lain, umur, ilmu, harta, dan tenaga. Menurutnya, pada waktu tersebut, ke empat hal itu akan ditanyakan kembali pemanfaatannya selama hidup di dunia.

“Umur digunakan untuk apa? Panjangnya umur seseorang bukan berarti menunjukkan kesalihan seseorang, tapi kita berdoa kepada Allah agar diberi keberkahan dan mengantarkan tiket masuk surga. Ilmu digunakan untuk apa? Harta digunakan untuk apa, dan tenaga digunakan untuk apa? Apakah dibuat kerja saja atau tenaganya digunakan untuk gerakan Islam Muhammadiyah,” kata Gus Imsap

Imam mengatakan ada tiga kiat sukses untuk hidup di dunia dan di akhirat. Yang pertama ialah membaca Alquran.

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,” papar Imam menyitir surat Fathir ayat 29.

Kedua, kata  Gus Imsap adalah Infaq, Shodaqoh. “Lantanaalul birra hattaa tunfiquu mimma tuhibbuuna wamaa tunfiquu misyaiin fainnallaaha bihii ‘aliimun. Yang artinya, kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan yang sempurna, sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya,” tukas Imam.

Yang terahir, ketiga adalah mendirikan sholat. “(Perbedaan) antara hamba dan kemusyrikan itu adalah meninggalkan sholat,” ucap Imam menyebut salah satu hadits. (Habibie/Frd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here