Safari Shubuh: Manusia Tidak Akan Berarti Jika Hidup Memikirkan Diri-sendiri

0
256
Rehat: Ustab Habib (pake slayer) Membaur bersama jamaah setelah kajian.(Foto: Spesial)

KLIKMU.CO – Dalam hidup, manusia dituntut untuk peka terhadap masalah sosial. Sebab, kita tidak akan mempunyai arti dan nilai hidup, jika hanya memikirkan diri-sendiri.

Demikian pelajaran yang dapat dipetik dari paparan Petugas Bina Rohani Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surabaya Habibullah Al Irsyad dalam kegiatan yang bertajuk Safari Subuh Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, di Masjid Al-Azhar Jl Dupak Bandarejo No. 23-25 Krembangan Surabaya, Sabtu (05/05).

Habibullah menjelaskan, ketika hidup di dunia, manusia harus memiliki keyakinan bahwa ia hidup bermasyarakat.

“Dalam pandangan Islam, kita dan kehidupan ini sesungguhnya merupakan obyek pokok dalam hidup pengabdian kepada Allah. Sebagai manusia, hidup kita tidak akan mempunyai arti dan nilai hidup apa-apa apabila hidup hanya sendiri-sendiri,” papar pria yang juga Reviewer Grup Tahfidz Menghafal Alquran Semudah Tersenyum itu.

Menurutnya, hidup bermasyarakat adalah sunnatullah dan berfungsi untuk memberi nilai yang sebenar-benarnya, terutama bagi kehidupan kita sendiri.

“Untuk itu diperlukan kesadaran setiap pribadi untuk berlaku tertib, baik secara pribadi maupun dalam hidup bersama,” ujarnya.

Masih kata Habibullah, salah satu cara yang dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat adalah dengan berbagi kemudahan dalam menjalani kehidupan.

“Bagi kita yang gemar untuk memudahkan saudaranya yang berada dalam kesulitan, maka menurut Rasulullah saw dia akan mendapatkan kemudahan hidup, baik di dunia maupun akhirat,” ucapnya.

Di akhir tausiyahnya, pria yang akrab disapa Ustadz Habibie itu membacakan hadits Nabi Muhammad saw. yang diriwayatkan oleh Muslim sampai selesai. Hadits itu berbunyi, “Barangsiapa yang meringankan atau menghilangkan kesulitan seorang mukmin dari berbagai kesulitan-kesulitan dunia, Allah akan meringankan atau menghilangkan kesulitan-kesulitannya pada hari kiamat. Dan siap yang memudahkan orang yang sedang dalam kesulitan niscaya akan Allah memudahkan baginya didunia dan akhirat”.

Di akhir sesi, Habibie menyerukan agar peduli kepada sekitar.

 

“Oleh karena itu, bapak ibu marilah kita tidak segan-segan memperhatikan saudara, tetangga kanan kiri. Siapa tahu ada yang membutuhkan uluran tangan kita, maka kita wajib membantunya,” pungkas pria yang juga pengurus KMM Surabaya itu. (Tulus/Habibie/Frd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here