Sah! Jokowi Teken UU Cipta Kerja Malam-Malam, Buruh Langsung Gugat ke MK

0
2849
Presiden Joko Widodo. (Kris - Biro Setpres)

KLIKMU.CO – Presiden Joko Widodo resmi mengundangkan UU Omnibus Law Cipta Kerja tadi malam (2/11/2020). Secara resmi UU tersebut dinamakan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Salinan UU Cipta Kerja diunggah di situs resmi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Sekretariat Negara (JDIH Setneg). “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja,” begitu bunyinya. Dalam situs itu, UU Cipta Kerja memuat 1.187 halaman.

Undang-undang yang mendapat kecaman dari berbagai elemen ini ditandatangani sebagai pengesahan oleh Presiden Joko Widodo pada 2 November. Pada tanggal yang sama, UU itu ditandatangani pula oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly.

“Sudah jadi UU,” kata Staf Khusus Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo sebagaimana diberitakan Detikcom, Senin (2/11/2020).

Sebelumnya, RUU Cipta Kerja disahkan menjadi UU Cipta Kerja pada 5 Oktober 2020. Naskah UU Cipta Kerja versi 812 halaman diserahkan ke Jokowi pada 14 Oktober 2020.

UU Cipta Kerja menyulut banyak protes. Buruh, mahasiswa, hingga pelajar telah berkali-kali berdemonstrasi menolak UU Cipta Kerja.

Sementara itu, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menyatakan langsung menggugat jika UU tersebut diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Dalam 1 x 24 jam, jika UU Cipta Kerja ditandatangani Presiden Jokowi, besoknya buruh pasti akan langsung menyampaikan gugatan ke MK,” kata Andi dalam keterangannya dikutip CNN, Senin (12/10/2020).

Aliansi buruh yang terdiri atas Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani (KSPSI AGN) juga resmi mendaftarkan gugatan judicial review terhadap UU tersebut ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Pendaftaran gugatan JR (judicial review) UU Cipta Kerja Nomor 11/2020 sudah resmi tadi pagi didaftarkan ke MK dibagian penerimaan berkas perkara,” ujar Presiden KSPI Said Iqbal, Selasa (3/11/2020).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here