Sambangi Ngantang dan Pujon, Pemuda Muhammadiyah Lakukan Sterilisasi Sekaligus Edukasi

0
166
Tim PDPM Kabupaten Malang menyemprot sebuah masjid. (Abdul Latif/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Rabu (25/3) Tim PDPM Kabupaten Malang melanjutkan aksi sosial penanganan dan pencegahan penularan korona. Ketua Tim Aksi Sosial Amri Rahman beserta anggota berangkat dari titik kumpul di Masjid Ahmad Dahlan, Karangploso. Animo masyarakat begitu tinggi sehingga tim menerima banyak permintaan.

Setelah Senin lalu (23/3) di tujuh titik lokasi dilakukan foging dengan disinfektan, Rabu terdapat delapan lokasi baru yang berpusat di Kecamatan Ngantang dan Pujon yang lokasinya lumayan jauh dari pusat kota. Masjid dan musala menjadi target utama sterilisasi dikarenakan selalu ramai ketika waktu salat berjamaah tiba. Rumah-rumah warga di sekitar masjid juga tidak luput dilakukan foging secara cuma-cuma.

Berbeda dengan hari sebelumnya, kali ini sterilisasi masjid dan musala dilanjutkan pula dengan kegiatan literasi. Ketua Tim Aksi Sosial Amri Rahman memberikan edukasi mengenai media penularan virus korona kepada takmir atau pengurus masjid yang telah disterilisasi. Tim Aksi Sosial juga membagikan dan memasangkan hand sanitizer gratis ke setiap masjid dan musala yang telah disterilkan.

Ketua PDPM Kabupaten Malang Wahyu Suci Utomo menyatakan bahwa agenda itu akan terus digiatkan untuk secara keras menangkal virus korona (Covid-19). “Kita sebagai elemen masyarakat yang sadar akan permasalahan ini harus turut serta berdampingan dengan pemerintah dalam menghadang laju Covid-19. Insya Allah dalam satu pekan ini akan kami teruskan sterilisasi dan edukasi. Mohon doa dan dukungannya agar tetap istikamah,” tuturnya.

“Agenda ini setiap hari juga ditutup dengan silaturahmi bersama takmir masjid untuk mendiskusikan lebih lanjut langkah potensial apa yang bisa dilakukan bersama-sama,” tandasnya.

Tim Aksi Sosial PDPM Kabupaten Malang terus siaga setiap hari untuk merespons permintaan foging masjid. Mereka juga terbuka untuk donasi atau bantuan, baik berupa tenaga, finansial, maupun botol isi ulang hand sanitizer. (Abdul Latif/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here