Sambut Mahasiswa Baru, Rektor UMSurabaya: Usung Tema DNA 4.0 Sebagai Wujud Kampus Fokus Inovasi dan Kreativitas

0
162

KLIKMU.CO – Universitas Muhammadiyah Surabaya terus mengembangkan diri sesuai dengan zamannya. Tidak seperti kampus pada umumnya, pengenalan mahasiswa baru kampus sejuta aksi tersebut dalam agenda Mastama, Ordik dan Expo UKM (MOX) 2018 sebanyak 2.232 mahasiswa baru diajak melihat dan berkeliling kampus secara virtual, yakni menggunakan kaca mata VR (Virtual reality).

Dalam pembukaan MOX 2018, Senin (10/9) sore Kampus kebanggaan Muhammadiyah itu mengusung tema _Digital Natives dan Revolusi Industei 4.0 (DNA 4.0)._

Dr. dr. Sukadiono, MM Rektor UMSurabaya mengatakan,MOX 2018 ini dimaksudkan merespon tuntutan zaman di era revolusi industri 4.0 ini. Juga sebagai bentuk respon pesatnya teknologi digital. Dengan demikian relevan dalam pengelanalan kampus. Juga merupakan bentuk kesiapan kampus menyambut revolusi industri tersebut.

“Kita kenalkan teknologi virtual reality dengan harapan mereka mampu menjadi bagian dari kemajuan bangsa,” kata Pak Suko begitu sapaan akrabnya mengingat instrumen kemajuan bangsa adalah teknologi.

Selain itu, lanjut Suko dalam pengenalan kampus itu mengkampanyekan kurangi sampah plastik.

“Sejak awal menjadi mahasiswa kampanye ini kami kenalkan. Sebab sampah plastik menjadi persoalan global yang semua pihak harus terlibat di dalamnya karena persoalan itu menyangkut masa depan bumi,” tandas Bendahara PW Muhammadiyah Jawa Timur ini.

Lebih lanjut, Pak Suko menambahkan bahwa setiap tahunnya kampus beralamatkan di Jalan Sutorejo no 59 itu mengalami progres peningkatan jumlah pendaftar.

“Peningkatan yang signifikan itu, bentuk kepercayaan masyarakat kepada kami. Kami juga terus berbenah untuk menjadi yang terbaik,” tukas Pak Suko.

Karena itu, melalui MOX 2018 ini sambung Pak Suko, pihaknya ingin mendorong mahasiswa untuk membiasakan diri dengan kemajuan teknologi terutama dalam hal inovasi dan kreativitas.

“Inovasi dan kreativitas adalah ruh sebuah kampus di era ini. Tanpa itu kampus akan kehilangan fungsinya,” jelas Pak Suko bahwa kampusnya ingin fokus pada inovasi dan menjunjung tinggi kreativitas mahasiswa. (abd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here