Satpol PP Kota Surabaya Datangi Sekolah Akhlak, Ada Apa?

0
418
Foto kegiatan sosialisasi dampak kenakalan remaja oleh pihak Satpol PP Kota Surabaya. Foto diambil oleh Ika

KLIKMU.CO- Isu kenakalan remaja yang sedang marak saat ini menjadi perhatian serius dunia pendidikan karena kebanyakan dilakukan oleh seorang pelajar. Tawuran antar pelajar, perilaku membolos, cangkruk di warnet dan warkop saat jam sekolah, balap liar, gengster, dan perilaku merugikan lainnya menjadi perbincangan khalayak luas sebab meresahkan masyarakat.

Tidak tinggal diam melihat fenomena seperti itu, SMP Muhammadiyah 9 Surabaya yang notabennya menjadi sekolah akhlaq pertama di Surabaya turut serta dalam upaya pencegahan kenakalan untuk peserta didiknya.
Salah satu upaya pencegahan kenakalan remaja yang dilakukan oleh sekolah dengan cara mengedukasi peserta didiknya seputar kenakalan remaja serta dampak yang ditimbulkan.

Jum’at (31/01/20), bekerjasama dengan Satpol PP Kota Surabaya dalam program goes to school dengan tema dampak negatif kenakalan remaja. Tujuan dari kedatangan para anggota polisi pamong praja tersebut untuk memberikan motivasi, sosialisasi peraturan daerah serta memberikan semangat energi positif kepada pelajar agar selalu menjaga ketertiban di lingkungan sekitar.

Liza, salah satu peserta didik sekolah akhlaq mengaku senang dengan kedatangan anggota satpol PP terlebih baginya ini hal sangat penting untuk diketahui pelajar. “Sering-sering kegiatan seperti ini agar anak-anak sadar sehingga menjauhi pergaulan atau tindakan yang tidak bermanfaat”, serunya dengan canda.

Senada dengan Liza. Hal serupa juga disampaikan oleh Ibu Seven, selaku Staf Satpol PP Kota Surabaya dalam penyampaian materi. Beliau menjelaskan bahwa maraknya aksi bolos sekolah, tawuran, gengster dikarenakan rendahnya motivasi belajar dan lupa akan apa yang menjadi kewajiban sebagai seorang pelajar.

“Pelajar itu tugasnya hanya belajar, kalian punya tanggung jawab kepada orang tua. Semua dari kalian berhak sukses dijalan masing-masing. Jangan kalian hambat sukses itu dengan pelanggaran atau tindakan yang merugikan”, ujar Ibu Seven dengan gaya tegas namun humble yang disambut tepuk tangan sorak peserta didik sekolah akhlaq.

Pesan tersebut diharapkan bisa membantu menumbuhkan motivasi dalam diri peserta didik sekolah akhlaq untuk menjadi orang sukses kelak dengan terus melakukan hal positif sehingga tidak ada waktu berbuat kenakalan. (Risalatin N.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here