SD Muhammadiyah 22 Surabaya Mengenang B.J. Habibie, Anak-Anak pun Langsung Bikin “Pesawat Terbang”

0
131
Siswa-siswi SD Muhammadiyah 22 Surabaya membuat pesawat terbang dari kertas.

KLIKMU.CO – Meninggalnya Presiden Ke-3 Republik Indonesia B.J. Habibie pada Rabu lalu (11/9/2019) membuat negeri ini berduka. Namun, kedukaan itu mampu menyadarkan diri untuk lahirnya B.J. Habibie baru yang cerdas, peduli, pendidik, dan negarawan.

Hal itulah yang dilakukan SD Muhammadiyah 22 Surabaya kepada murid-muridnya agar senantiasa meneladani B.J. Habibie. “Perjuangan dan pengorbanan B.J. Habibie sungguh luar biasa untuk negeri ini sehingga anak didik kami terinspirasi, termotivasi, dan mampu mengonstruksi dalam karya-karya besar untuk negeri,” kata kepala SD Muhammadiyah 22 Surabaya saat mendampingi para siswa membagikan nasi jumat berkah kepada warga sekitar.

Sebelum berbagi nasi, para siswa diberi tausiah oleh Ustadz Budiono tentang perjuangan Presiden Habibie yang begitu tulus berkorban untuk kemajuan bangsa Indonesia. Sehingga bangsa Indonesia dihargai oleh bangsa lain karena prestasi Presiden Habibie dalam mengonstruksi dan memproduksi pesawat terbang.

Setelah tausiah selesai, acara dilanjutkan dengan doa bersama untuk almarhum Presiden Ke-3 B.J.Habibie.

Guna menginspirasi agar siswa terus berprestasi seperti B.J. Habibie, oleh Ustadz Andi Hariyadi para siswa diberi selembar kertas. Ternyata para siswa langsung melipat kertas dan jadilah mainan kertas berupa pesawat terbang.

“Anak-anak merasa bangga atas kontribusi tiada henti (mantan) Presiden Habibie untuk negeri,” ujarnya.

Naufal Akbar Habibi, siswa kelas 3D, begitu piawai melipat kertas menjadi pesawat terbang, lalu diterbangkan, sehingga para siswa menyambut dengan keriangan.

Ustdzah Ira, guru kelas 3C, bersama siswa membantu berbagi nasi untuk warga yang melintas di depan sekolah. “Itu sebagai wujud kepedulian dan hal ini harus dibiasakan menjadi karakter yang positif sebagai bagian untuk peduli pada negeri, seperti perjuangan B.J. Habibie,” tutur Ustadzah Ira. (Andi Hariyadi/Achmadsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here