SDM 18 Bersinergi dengan UMSIDA Kembangkan Hidroponik DFT (Deep Flow Technique)

0
239
Agroteknologi: Perwakilan SD Muhammadiyah 18 belajar Hidroponik bersama UMSIDA.( Foto:Humas M18)

KLIKMU.CO  Saat ini budidaya tanaman tidak identik masyarakat pedesaan. Yang mana media tanam biasanya menggunakan lahan persawahan cukup luas. Saat ini budidaya tanaman juga bisa dilakukan masyarakat perkotaan dengan lahan terbatas. Itung-itung bisa mencukupi kebutuhan pangan sendiri dan masyarakat luas.

Ainul Rofiq, M.Pd.I Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 18 Surabaya menuturkan, pertanian Hidroponik, kini sedang ditekuni oleh guru.

Bagi dia, Hidpronik merupakan salah satu solusi pemanfaatan air tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam.Karena itu, Sekolah bekerjasama dengan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA).

Muhammad Nurmasyah dan M. Ilham Cahya Mulyadi adalah mahasiswa yang menjadi mentor budidaya hidroponik yang di selenggarakan di lembaga pendidikan tersebut, Sabtu (7/4).

“Awalnya kami bertemu dengan mas Izzy (guru SDM 18) saat pameran tanwir Aisyiyah, lalu Ia meminta bantuan kepada kami. Ya, kalau untuk sesama dan kemaslahatan kenapa tidak?” jelas Nurmasyah, di sela-sela waktunya saat memberikan cairan nutrisi pada tanaman sawi.

Dia mengatakan, metode hidroponik juga bisa memanfaatkan lahan kosong.

“Kita persiapkan tempat khusus untuk budidaya tanaman jenis sayuran sawi dan selada secara Hidpronik,” ujarnya.

Mahasiswa semester 5 itu menjelaskan, tanaman hidroponik itu membutuhkan cahaya matahari, nutrisi, udara dan air yang cukup. Langkah awal, tentunya dengan mempersiapkan media tanam berupa rockwool dan instalasi untuk menanam.

“Rockwool sebagai media tanam menggantikan tanah, sehingga praktis untuk dilakukan baik di rumah maupun di lahan dengan keterbatasan tanah, selain itu kami juga menggunakan DFT sebagai sistem pengairan hidroponik,” ujar Nurmasyah.

Sementara itu, Ilham menjelaskan, sistem DFT (Deep Flow Technique) hidroponik yang diajarkan memiliki keunggulan. Misalnya, ketika listrik padam tidak perlu khawatir akan persediaan air pada tanaman. Sebab, tetap terjaga, sebab terdapat sisa air dan nutrisi di dalam pipa.

Dia memaparkan, nutrisi yang diberikan khusus untuk budidaya tanaman secara hidroponik juga tidak sembarangan. Harus sesuai dengan kebutuhan masing-masing tanaman.

“Yang jelas ada tekniknya, seperti minimal ada air dan larutan nutrient,” tukasnya yang saat itu menanam 1000 tanaman. (Izzy/kholiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here