SDM Maju, Sekolah Bisa Terapkan Rumus 6H dan 6F

0
263
Edi Susanto (baju biru/kanan) berfoto bersama setelah mengisi materi di SMP Muhammadiyah 15 Kenjeran. (Ti2n/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – SMP Muhammadiyah 15 Kenjeran Surabaya mengadakan kegiatan silaturahmi dan pembinaan guru dan karyawan di lingkungan sekolah yang terletak di Jalan Platuk 104 Kenjeran Surabaya, Senin (10/8/2020).

Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran Ustadz Jatim MA dan mantan Kepala SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya Ustadz Edi Susanto MPd.

Kepala SMP Muhammadiyah 15 Kenjeran Surabaya Ustadz Banjar SS MPdI menyampaikan, di tengah padatnya kegiatan bapak ibu guru karyawan dan pengurus Majelis Dikdasmen PCM Kenjeran, pihaknya masih bisa bertatap muka dalam rangka silaturahmi dan pembinaan guru/karyawan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan di tengah Covid-19.

“Dengan penambahan guru tetap yayasan (GTY) tahun ini, semoga bisa lebih terpacu dan termotivasi dalam beribadah dan bekerja. Semoga tahun depan kami bisa meningkatkan lagi jumlah GTY dan karyawan tetap yayasan (KTY) di SMP Muhammadiyah 15 Surabaya,” ujar mubaligh KMM Kota Surabaya itu.

Sementara itu, Sekretaris Majelis Dikdasmen PCM Kenjeran Jatim MA mengatakan, PCM bersyukur sekali dengan suksesnya PPDB SMP Muhammadiyah 15 tahun ini yang bisa meningkatkan kesejahteraan guru/karyawan dengan menambah jumlah guru tetap.

“Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah Subhaanahuu Wata’ala atas suksesnya PPDB tahun ini. Semoga ini menjadi penyemangat bagi kita semua. Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 15 atas perjuangannya. Mohon maaf kami belum bisa bantu banyak. Hanya doa dan penyemangat ini yang bisa kami berikan,” kata kepala MI Muhammadiyah 29 itu.

Edi Susanto MPd menambahkan, investasi yang terbaik adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM). “Salah satunya bisa dilakukan dengan 6H. Yaitu guru/karyawan SMP Muhammadiyah 15 Surabaya harus mempunyai heart (rasa tulus/ikhlas), hear (selalu mendengar dan belajar), healty (sehat jasmani rohani), hand (ringan tangan), habit (kebiasaan positif), dan hope (harapan ke depan),” katanya.

“Di samping itu, 6F. Yaitu, guru karyawan SMP Muhammadiyah 15 harus bisa fight (suka tantangan), fleksibel (luwes), fun (bahagia), friendly (ramah), fast (kerja cepat), dan fit (mudah beradaptasi),” ujar dia.

Menurut Edi, sekolah pemenang adalah sekolah yang menguasai teknologi. “Alhamdulillah di tahun pelajaran 2020/2021 selama pembelajaran daring berlangsung, SMP Muhammadiyah sudah menggunakan Microsoft Teams 365. Dengan segala upaya, cara, dan kerja sama yang baik dari wali murid. Alhamdulillah program tersebut bisa digunakan untuk kegiatan pembelajaran dengan baik,” tambahnya (Ti2n/Habibie/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here