Sebuah Ijtihad Politik Penuh Keihlasan

0
270

Oleh: Ustadz Hatta Panti

KLIKMU.CO

Jihad bertujuan memenangkan Islam, memenangkan syariat Islam. Jihad tidak hanya diartikan perang angkat senjata, tapi pengertian jihad yang sebenarnya harus dipahami dengan baik dan disosialisasikan kepada publik agar tidak terjadi mispersepsi, dan misunderstanding tentang konsep jihad dalam Islam.

Dalam Alquran Allah berfirman, ” Tidak minta idzin kepadamu , orang orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, untuk berjihad dengan harta mereka dan jiwa mereka , dan Allah maha mengetahui pada orang yang bertaqwa. Hanyalah yang minta idzin kepadamu orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhir , ragu ragu hati mereka , maka mereka dalam keraguan mereka kebingungan, (Qs. 9:44-45 ).

Dalam konteks sekarang, harus dipahami bahwa untuk siapa dia berjihad? harus dipahami kemana dan bidang apa jihad dilakukan. Tidak mungkin dia berjuang sendirian. Dalam bidang apapun.

Misalnya, bidang pendidikan mereka berjuang agar sistem pendidikan sesuai ajaran Islam. Begitu juga bidang ekonomi, bagaimana ia berjuang agar sistem ekonomi sesuai ajaran Islam. Termasuk bidang politik berjuang agar sistem politik sesuai ajaran Islam.

Wajib ada sahabat sahabat pendukung, sebagaima Nabi Isa As berkata kepada murid-murid setianya “Siapa yang menolongku menegakkan agama Allah , maka berkatalah Hawariiyyuun” Kamilah penolong penolong agama Allah.

Sekarang tahun politik , ada petugas yang ditugasi menjadi mujahid politik. Menangkan di legislatif dan di eksekutif. Saya mengajak bantulah mereka, tolong mereka agar bisa mencapai tugas tersebut. Dan doa’kan juga bantu agar mereka bisa sabar, bisa istiqomah dalam mengemban tugas sebagai mujahid politik. Dengan doa dan bantuan bersama, semoga Allah menguatkan serta mengokohkan mereka dalam arena perjuangan politik

Tidak kalah penting,
Jangan jerumuskan mereka untuk tidak jujur, gaji eksekutif atau legislatif berapa. Jangan paksa mereka mengeluarkan modal besar , yang tidak mungkin ditutupi oleh gaji mereka selama menjabat.
Maka disini siapa yang mau menjadi donatur atau mengongkosi mereka untuk jihad perang diarena politik.

Menilik sejarah, sebagaimana sahabat dulu tidak bisa ikut perang kemudian kembali dengan menangis, karena tidak ada ongkos perang, dan sahabat- sahabatpun sudah tidak ada lagi yang bisa membantu memberi ongkos untuk dia, maka dia pulang dengan keadaan menangis.

Karena itu ayo jihad fii sabilillah dalam jihad politik. Dalam bahasa saya sing temena ojo etok-etok takbir ketika ada orangnya, tapi tidak ada kelanjutannya atau bentuk tindakan.

Semua ihlas dalam rangka mencari ridha Allah ihlas dan sungguh-sungguh, insyallah Tuhan pasti menolong.

Saya mengajak tim sukses membuat planning kampanye dan anggarannya berapa. Sipetugas bisa menyediakan anggaran berapa, tim sukses berapa, diperlukan sumbangan donatur berapa? Raih secara islam, acuntabel, transparan, kita memperjuangkan Islam , ihlas mencari ridho Allah.

Penulis sudah nyumbang banner Ro. 300.000, dan akan nyetak brosur dalam bentuk kertas HVS membutuhkan Rp 1,5 juta tapi uangnya masih kurang. Bagi siapapun yang mau nyumbang dengan senang hati. Dan terus galang dana politik , ihlas mencari ridho Allah. Selanjutnya, D.U.I.T dalam bentuk lain, yakni doa, usaha, ihlas, tawakal. Kita pasrahkan sama Allah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here