Konsultasi Kesehatan #6: Sehari BAB Berulang Kali, Berbahayakah?

0
327
Ilustrasi diambil dari daftarobat.com

KLIKMU.CO

Pertanyaan:
Assalamualikum w. w.
Pengasuh Konkes KLIKMU.CO yang dirahmati Allah. Saya seorang pria, usia 35 tahun. Saya sering mengalami diare, Bang Air Besar (BAB) saya, sehari bisa 5 kali. Biasanya saya membeli obat antidiare di warung sebelah. Sebenarnya, berbahayakah apa yang saya alami itu, Dok. Kapan saya harus ke dokter/rumah sakit? Bisakah diare itu dicegah? Atas jawabannya, saya sampaikan terima kasih.
(alfajr@gmail.com)

Jawaban:
Waalaikumus salam w. w.
Mas Alfajr yg dirahmati Allah. Sebelum menjawab pertanyaan, pengasuh akan jelaskan terlebih dahulu definisi diare. Diare adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami Buang Air Besar (BAB) yang berubah bentuknya, semula padat atau semipadat menjadi cair dan frekuensinya lebih dari 3 kali sehari. Syarat disebut diare kalau ada perubahan bentuk tinja (feses) dan frekuensinya lebih dari 3 kali sehari. Kalau hanya salah satu, misalnya hanya fesesnya yang cair atau hanya frekuensinya yang lebih dari 3 kali, belum bisa disebut diare. Jadi, sebenarnya apa yang saudara alami, tidak membutuhkan pengobatan.

Tapi baiklah, kita anggap apa yang saudara alami, masuk dalam kriteria diare. Diare terbagi menjadi akut dan kronik, kalau kurang dari 2 minggu dibilang diare akut, lebih dari 2 minggu atau 3 minggu disebut kronik. Umumnya penderita, datang ke rumah sakit, dengan kondisi diare akut, kemudian jika ternyata memang tidak teratasi dalam 2 minggu bisa masuk ke dalam diare kronik.

Apakah penyebab utama diare pada orang dewasa?
Penyebab diare pada orang dewasa berbeda dengan pada anak-anak. Kalau pada anak-anak sering disebabkan virus, sedangkan pada orang dewasa disebabkan bakteri, gangguan pencernaan malabsorpsi, pengaruh obat-obatan (pencahar) dan faktor stres. Diare pada orang dewasa disebabkan makanan dan minuman yang tercemar kuman, seperti Eschericia coli (patogen), Salmonella sp, Shigella, virus, parasit seperti amuba, beberapa jamur seperti Candida sp. Obat-obatan juga bisa menyebabkan diare, yaitu obat-obatan yang bekerja meningkatkan gerakan peristaltik usus atau mengencerkan feses seperti obat pencahar. Kelebihan obat pencahar menyebabkan diare.

Ada hubungan usus dengan otak, karena stres memberikan impuls-impuls ke usus untuk meningkat gerakan peristaltiknya. Keadaan ini bisa menyebabkan diare. Anak sekolah menjelang ujian timbul diare akibat faktor psikis. Biasanya hanya sebentar, setelah faktor stres hilangnya, diare berhenti. Kalau diare terus menerus terjadi sampai dehidrasi, diperlukan obat.

Apakah diare berbahaya?
Diare berbahaya jika menyebabkan dehidrasi. Kekurangan cairan dan elektrolit menimbulkan gangguan irama jantung, bisa menurunkan kesadaran sampai meninggal. Diare jangan dianggap remeh, jika tidak diatasi kehilangan cairan akan berakibat fatal. Diare sebagai indikasi, ada yang tidak beres di saluran pencernaan. Sebaiknya melakukan pemeriksaan lebih lanjut, apakah faktor salah makan saja atau ada hal yang bersifat kronis seperti radang usus, tumor, polip atau malah kanker saluran pencernaa, yang gejala awalnya seperti diare.

Amankah menggunakan obat bebas yang dijual di warung?
Prinsip penggunaan obat bebas yang dijual di warung apabila keadaannya tidak terlalu berat dan dapat diatasi dalam waktu 2-3 hari. Jika terjadinya sering, seminggu diare, diberi obat warung berhenti lalu mencret lagi, maka harus segera ke dokter. Ada batasan penggunaan obat warung. Lebih dari 3 hari tidak ada perubahan, langsung ke dokter. Diare yang disertai demam jangan mengandalkan obat penyetop obat BAB saja, karena masih ada kumannya, sehingga perlu antibiotik. Ciri-ciri infeksi bakteri lainnya adalah berak ada lendir, darah, menyebabkan dehidrasi yang berat. Secara umum, dokter bisa menilai kondisi pasien dalam meresepkan antibiotik tanpa harus menunggu hasil kultur tinja. Dokter pun tidak selalu memberikan antibiotik tergantung penyebabnya.

Bagaimana pengobatan diare yang tepat?
Prinsip pengobatan diare ada dua, pertama cegah jangan sampai dehidrasi dengan oralit dan banyak minum (rehidrasi). Kedua, atasi penyebabnya, karena salah makan diberi enzim, kalau bakteri diberikan anti bakteri, kalau jamur diberikan anti jamur, karena radang diberikan anti radang.

Apakah pencegahan diare?
Umumnya di kota-kota besar keracunan makan menjadi penyebab utama timbulnya diare pada orang dewasa, sedangkan di daerah disebabkan persediaan air minum /bersih yang terbatas. Jadi pencegahan diare dengan memperhatikan kualitas kebersihan makanan. Saat ini, udara panas dimana banyak lalat beterbangan, juga debu-debu pembawa kuman. Selektiflah dalam mengkonsumsi makanan. Jagalah makanan dalam keadaan baik, misalnya dengan memasukkan ke kulkas karena makanan yang di luar mudah terkontaminasi. Demikian jawaban saya, semoga bermanfaat. Semoga jawaban ini membantu Mas dan Pembaca KLIKMU.CO yang lain. Aamiin.
Wassalamualaikum w. w.

dr. H. Tjatur Prijambodo, MARS
Pengasuh Rubrik Konsultasi Kesehatan KLIKMU.CO.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here