Sejarah Akan Berulang: Munculnya Tukang Sihir Era Modern, Siapakah Itu?

0
261

Oleh: Dr. Muhbib Abdul Wahab

Sekretaris Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah PPM dan Dosen UIN Jakarta

KLIKMU.CO

Mengapa lebih dari 1/3 (30 persen) ayat-ayat Al-Qur’an berisi sejarah dan kisah umat terdahulu?

Sebab, manusia gampang lupa, melupakan, dan dibuat lupa. Selain itu, manusia tidak selalu mudah mengambil pelajaran dari peristiwa bersejarah.

Salah satu kisah menarik yg banyak diulang dalam Al-Qur’an adalah kisah Fir’aun dan Nabi Musa. Fir’aun bisa berkuasa, menjadi penguasa super tirani dan otoriter, bahkan memproklamasikan diri sebagai Tuhan (ana rabbukum al-a’la) karena berkoalisi dengan konglomerat hitam Qarun, teknokrat dan menteri segala urusan, Haman, dan tokoh agama oportunistik dan murahan, Bal’am.

Tiga figur penopang Fir’aun (Qarun, Haman, dan Bal’am) sudah sering diulas peran dan fungsinya. Ada satu kekuatan lagi yang sangat menentukan banyak hal: penggiringan opini publik, penetapan kebijakan, framing pemberitaan, dan sebagainya, yaitu para tukang sihir.

Para tukang sihir di era modern ini adalah buzzer, lembaga survei pesanan, dan media massa yang berkomplot dengan kekuasaan. Gegara tukang sihir milenial inilah, iblis bisa dimalaikatkan dan malaikat diibliskan. Tukang sihir modern dibayar untuk memusuhi dan memecah belah bangsa, mem-bully lawan politik, membunuh karakter, dan menyesatkan publik dengan framing dan hasil survei rekayasanya. Para tukang sihir modern ini pula yang menggerogoti keuangan negara, memprovokasi, memecah belah anak bangsa… Mereka itu pelacur kekuasaan dan penjahat demokrasi yang bermain mata dengan oligarki yang uangnya tidak berseri.

Kalau tukang-tukang sihir ini tetap “dipelihara” dan terus dibiarkan melacurkan diri, masyarakat bangsa akan terus ditindas dan diperlakukan secara zalim. Oleh karena itu, belajar sejarah dari kisah Nabi Musa AS, para tukang sihir inilah yang kali pertama harus dilawan dan dikalahkan. Mereka harus ditawur dan dihabisi oleh kekuatan rakyat.

Apabila para tukang sihir modern ini bisa dikalahkan dan dihabisi, kekuasaan Fir’aun, Qarun, Haman, dan Bal’am modern pasti kolaps. Sebelum kekuatan terselubung (PKI) mengooptasi 4 figur penting, umat Islam harus melek dan sadar sejarah, karena kekuatan komunis itu pasti anti-agama dan ulama. Semua dikendalikan dengan uang. Bagi mereka, keuangan itu mahakuasa.

Jadi, waspadalah dan belajarlah dari sejarah agar kita tidak kembali ke pangkuan penjajah/penguasa rakus dan otoriter yang dikendalikan oligarki dan koalisi jahat: Fir’aun, Qarun, Haman, Bal’am, tukang sihir, dan PKI milenial. Wallahu a’lam bi ash-shawab. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here