Sekjen DPD KNPI Jatim: KNPI Netral dan Tenda Kultural Bagi Semua Kepentingan Politik Aktivisnya

0
73

KLIKMU.CO – Dalam hajatan pesta demokrasi 2019 mendatang baik pilihan presdien (pilpres) maupun pilihan legistatif (pileg) secara organisasi sikap politik Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Jawa Timur (Jatim) adalah netral dan menjadi tenda kultural serta rumah besar yang menaungi semua kepentingan politik para aktivisnya.

Meski demikian, DPD KNPI Jatim memberikan kebebasan pilihan politik bagi aktivisnya bahkan DPD Provinsi Jatim siap mengkomunikasikan membantu para calon yang tergabung di pengurus KNPI sedang nyaleg.

Dalam sambutannya di dalam Musyawarah Daerah (Musyda) DPD KNPI Kabupaten Nganjuk Ke-XII Sholikhul Huda, M.Fil.I Sekretaris DPD KNPI mengutarakan hal tersebut, Ahad (14/10) lalu.

Berlangsung di Aula Pendapa Anjuk Ladang Nganjuk, Musyda itu diikuti utusan PK KNPI se Kabupaten Nganjuk, OKP se Kabupaten Nganjuk. Hadir pula dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPD KNPI Jawa Timur, Gus Mamak dan Wahyudi.

Sholikh juga Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya mengungkapkan, bahwa hari-hari ini tantangan Pemuda Indonesia termasuk Pemuda di Nganjuk adalah menghadapi era disruption atau revolusi industri 4.0.

Dalam buku Disruption karya Renald Kasali, jelas Sholikh disebutkan bahwa arus utama pendorong perubahan sosial, ekonomi, budaya, politik adalah arus teknologi informasi. Yang mana karakternya adalah cepat, tanpa terduga, musuh tidak tanpak, serba kreatif dan seterusnya.

Dengan demikian, konteks perubahan saat ini sangat cepat tidak hanya dalam hitungan hari, melainkan hubungan jam bahkan menit atau detik selalu ada perubahan.

“Karena itu mau tidak mau dalam menyikapi fenomena ini kaum muda indonesia harus selalu siap,” papar Solikh jika tidak, maka kita akan tergerus dengan semua itu.

Bagi dia ada tiga sikap yang perlu disiapkan, pertama sikap kreatifitas yaitu selalu dapat beradaptasi dengan hal baru bahkan dapat menciptakn peluang baru.

Kedua, kemandirian artinya bersikap dan berfikir terbuka dan merdeka tidak gampang ikut-ikutan. Dan ketiga kolaborasi yaitu selalu membangun sinergi dengan semua elemen yg ada tidak dikerjakan individualistik tapi kesetiakawanan dan bergandeng tangan bersama. (hud/abd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here