Sekolah Akhlak Gelar kegiatan Environment Learning

0
265
Foto siswa-siswi SMP Muhammadiyah 9 berswa foto di lokasi rekreasi diambil oleh M9

KLIKMU.CO -Ratusan Peserta didik SMP Muhammadiyah 9 Surabaya (Sekolah Akhlak ) mengikuti kegiatan Environment Learning (EL) pada Kamis (10/1) ke 2 tempat wisata yang berlokasi di Kota Batu, yakni Jawa Timur Park 1 dan Museum Bagong.

Afif, guru sekaligus ketua pelaksana menjelaskan bahwa EL merupakan kegiatan yang rutin diadakan oleh Sekolah Akhlaq setiap tahunnya. “tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah memfasilitasi peserta didik untuk belajar secara ‘learning by doing’ dengan studi kontekstual” terangnya pada contributor KLIKMU.CO.

Pada kegiatan ini, peserta didik diajak untuk belajar ditempat yang menyenangkan bagi mereka. Jawa Timur Park 1 dan Museum Bagong menjadi lokasi yang dipilih karena memiliki berbagai wahana edukasi yang lengkap dan menarik, seperti Science Center, Galeri Etnik, dan Musium Tubuh. Disamping itu, peserta didik juga dapat bermain diberbagai wahana permainan yang banyak tersedia disana.

Rombongan berangkat dari Surabaya pada pukul 06.00 WIB dan tiba di Batu pukul 09.00 WIB. acara dilanjutkan dengan Breafing singkat oleh Para Pendamping kelompok (Guru dan Staff). Pada saat briefing, pendamping masing-masing kelompok menjelaskan beberapa peraturan dan tugas yang harus dikerjakan peserta didik selama mengunjungi berbagai Wahana di Jawa Timur Park maupun Museum Tubuh. Sehingga saat memasuki lokasi, peserta didik sudah mengetahui bahwa selain untuk bermain, tujuan utama mereka datang kesana untuk belajar.

Tugas peserta didik adalah mendeskripsikan semua zona di Museum Tubuh dan Jawa Timur Park 1 (Science center dan Galeri Etnik). Terdengar sederhana, namun sebenarnya saat mengerjakan tugas ini, peserta didik sedang dituntun untuk mempelajari enam mata pelajaran sekaligus, yaitu Bahasa Indonesia, IPA, Matematika, IPS, dan PAI.

“disini mereka diberi tugas untuk mendeskripsikan semua zona di Museum Tubuh dan Jatim Park. Saat mengerjakannya, peserta didik dapat mempelajari 5 pelajaran sekaligus. Contohnya belajar membuat teks deskriptif seperti yang dipelajari di pelajaran bahasa Indonesia, mempelajari anatomi tubuh (IPA), memahami kebudayaan nusantara berupa rumah tradisional di Galeri Etnik (IPS), dan yang paling penting dapat menumbuhkan rasa syukur atas keagungan ciptaan Allah” ungkap Afif menjelaskan.

Humas Sekolah Akhlaq, Rita mengungkapkan harapannya.

“kami berharap peserta didik dapat menambah wawasan dan menghilangkan kebosanan peserta didik saat belajar di kelas. Selain itu, Kami juga berharap peserta didik dapat menjaga Akhlaq mereka dan menjaga nama baik sekolah selama kegiatan berlangsung”, pungkasnya(laily)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here