Sekolah Akhlak Ini Borong Dua Piala Panahan Walikota Surabaya, Luar Biasa!

0
737
Membanggakan: Para atlit jemparing berpose bersama kepala SMP Muhammadiyah 9 Imam Sapari( pojok kanan berdiri).(Foto: Humas M9)

KLIKMU.CO – Sekolah Akhlak SMP Muhammadiyah 9 Surabaya berhasil menggondol dua piala panahan Walikota Surabaya, (5-6/5). Piala itu diperoleh dari acara yang bertajuk perlombaan panahan Jemparingan dan Horsebow dengan tema “Gladen Ageng Surabaya 2018”. Acara yang bertempat di Lapangan Tambak Sari Surabaya itu juga dihadiri para peserta lain dari beberapa daerah di Jawa Timur.

Selama perlombaan berlangsung, para peserta dibagi menjadi tiga kategori yaitu, kategori beregu (jemparingan dan horsebow) yang terdiri dari tiga orang, kategori horsebow individu, dan kategori jemparingan individu.

Sementara itu, Sekolah Akhlak SMP Muhammadiyah 9 Surabaya pada perlombaan tersebut telah berhasil membawa piala masing-masing dari tim beregu putri M9 dan tim regu putra M9.

Mita salah seorang peserta dari Sekolah Akhlak SMP Muhammadiyah 9 Surabaya yang sukses memperoleh piala mengaku tidak menyangka bisa memenangkan lomba. Pasalnya, medan lomba yang berjarak 30 meter menjadi hal baru buatnya.

“Jarak 30 meter dengan target bandul 4 sebuah tantangan untuk kami yang masih muda. Sebelumnya ragu bisa sampai pada target sasaran, tapi Alhamdulillah ternyata bisa sampai. (Hasil ini) Berkat latihan juga di ekskul panahan sekolah,” kata Mita.

Hal tak jauh berbeda juga dipaparkan Azar. Ia yang juga dari regu tim putra memaparkan rahasia kesuksesannya.

“Supaya anak panah sampai pada sasaran kita harus fokus dan konsentrasi penuh sampai pada melepas anak panah ke arah sasaran, abaikan keramaian di sekitar kita,” tukas Azar.

Sementara itu, Kepala Sekolah Akhlak SMP Muhammadiyah 9 Surabaya, Imam Sapari mengaku bersyukur atas kesuksesan dan hasil positif yang telah dicapai anak didiknya.

“Saya berharap dengan melalui jemparingan M9 bisa lebih dikenal masyarakat. Bakat dan prestasi peserta didik kami lebih terasah dan lebih bisa terwadahi lagi. Selain itu, melalui jemparingan semoga masyarakat juga mengenal ragam kekayaan nusantara yakni jemparingan yang memiliki khas budaya Jawa”, tutur Imam. (Ichmi/ Frd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here