Sekolah Akhlak Tanamkan Jiwa Tanggap Bencana kepada Peserta Didiknya

0
84
Berlatih: Peserta didik dari SMP Muhammadiyah 9 bekerjasama belajar membuat tandu darurat. (Foto: Dinda Reni)

KLIKMU.CO – Berada di antara tiga lempeng tektonik yang saling bertumbukan, yakni Lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik menjadikan Indonesia harus bersiap dii dengan segala jenis bencana alam, khususnya gempa bumi. Untuk itulah, sekolah sebagai media belajar para siswa harus menerapkan pendidikan mitigasi dan tanggap bencana.

Sekolah Ahlak SMP Muhammadiyah 9 Surabaya menyadari hal itu. Pada kegiatan Hisbul Wathan (HW) Camp yang diadakan di Pacet, Mojokerto (6-8/10) para peserta didik dilatih untuk mengevakuasi korban bencana gempa.

Dalam keterangan yang diberikan kepada KLIKMU.CO, Imam Sapari, Kepala Sekolah sekaligus penggagas ide menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting diadakan untuk membekali peserta didik pengetahuan tentang evakuasi korban bencana alam, khususnya gempa bumi.

“Akhir-akhir ini banyak gempa berskala cukup besar terjadi di Indonesia. Jadi untuk mengantisipasi hal itu, sebagai seorang pemimpin atau kader harus memiliki bekal. Sehingga anak-anak diberikan pelatihan bagaimana membuat tandu darurat dan menolong orang sakit akibat bencana gemp,” katanya.

Bertindak sebagai pelatih, Joko Santoso mencontohkan kepada para siswa untuk membuat tandu darurat. Selepasnya, para siswa ditugaskan untuk membuat masing-masing bersama teman-teman kelompok.

Ayub, salah seorang peserta mengatakan pendidikan mitigasi bencana dan cara evakuasi korban bencana alam yang ia peroleh hari itu tidak terlalu sulit diterapkan. Pasalnya, ia melakukannya bersama-sama.

“Regu kami membuat tandu darurat bersama-sama. Kami saling membantu satu sama lain, jadi tandu kami cepat selesai. Kalau dikerjakan bersama-sama, pasti akan cepat selesai” kata Ayub. (frd/laily)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here