Sekolah Ini Peringati 1 Muharram 1440 H Sebagai Momentum Bangun Umat yang Berperadaban

0
129
Mencerahkan: Romo Guru Lutfi Zain Basyah ( pegang mix) di dampingi bapak Effendi Rantau Kepala SMP Negeri 16 Surabaya ketika peringatan 1 Muharram 1440 H Pagi ini 13/9. (Foto: Nektar)

KLIKMU.CO- Tumplek Blek kurang lebih 1300 orang yang terdiri dari guru, karyawan dan siswa siswi dari SMP Negeri 16 Surabaya di Aula Ki Hajar Dewantara  pada pagi ini rabu (13/9) untuk mengikuti Pengajian Peringatan Peringati 1 Muharram 1440 H

Dalam kesempatan ini Bapak Effendi Rantau,S.Pd., M.Pd.Kepala SMP Negeri 16 dalam sambutannya berpesan

” Syukur Alhamdulillah kegiatan pagi ini berjalan lancar, mari kita senantiasa agar bersyukur atas nikmat kehidupan dan kesehatan yang diberikan Allah swt kepada kita semua sampai detik ini, saya berpesan kepada diri saya dan kepada semua  warga SMP Negeri 16 Surabaya untuk selalu intropeksi diri, selalu bermuhasabah sehingga bisa menjadi pribadi lebih baik, ini merupakan upaya pihak sekolah dalam membangun peradaban umat manusia yang lebih cerah melalui kegiatan peringatan 1 Muharram 1440 H pagi ini”, tukasnya tegas.

Dalam majelis yang mulia ini hadir sebagai sebagai penceramah adalah Romo Guru Lutfi Zain Basyah Pengasuh dari Ribath Al Ibadah Al Islamy Asy Syarif  Kota Surabaya,  beliau menyampaikan

Momentum pergantian tahun baru Islam dari tahun 1439 H ke 1440 H adalah momen untuk peningkatan kualitas diri dizaman milenial saat ini, untuk itu dibutuhkan beberapa pondasi perubahan agar mewujudkan umat yang berperadaban yakni

Yang Pertama. Kemauan untuk mengubah diri, kemauan dimulai dari kemauan untuk tranaformasi diri sebagai contoh mari kita menghabiskan buku diperpustakaan, senangkan diri kita dengan membaca dan menulis. Kemauan adalah pondasi yang paling vital, ada kemauan maka akan muncul kemampuan, namun jika hanya ada kemampuan tidak ada kemauan maka tidak bisa berkembang

Yang Kedua. Percaya pada diri sendiri dan jadilah diri sendiri, karena setiap cucu anak adam yang di ciptakan Allah dengan ciri khusus yang berbeda beda.

Yang ketiga. Jangan cepat puas, jangan senang selalu di zona nyaman n zona aman harus berani berusaha mengubah kapasitas dan kapabilitas untuk mengambil anugrah dari Allah swt

Yang Keempat, Istiqomah, selalu berkomitmen dalam hal apapun, perubahan diri untuk jangan rok rok asem atau tidak konsisten”, Ujar sosok yang sudah menghasilkan 115 buku Ini lantang

Khusyu’: Suasana pengajian akbar memperingati tahun baru Islam 1440 H di Aula SMP Negeri 16 Surabaya

Di penghujung acara beliau menambahkan

“Pondasi yang kelima adalah gemar shadaqoh, mari kita biasakan diri kita untuk selalu berbagi kepada sesama khususnya bagi kaum papah, fakir miskin, yatim piatu dan dhuafa”, Pungkas pria yang murah senyum Ini.

Sementara itu Ustadzah Zakiatul Wardaj salah satu Guru Agama Islam di sekolah ini menambahkan

“Kegiatan Peringatan 1 Muharram 1440 H oleh SMP Negeri 16 Surabaya ini tidak hanya pengajian akbar namun juga ada lomba-lomba antara lomba adzan, tartil dan kaligrafi serta bakti sosial bagi sembako yang terkumpul 418 bungkus gula @1kg dan 603 bungkus minyak goreng @1 ltr, yang dibagikan kepada  siswa mitra warga dan warga sekitar”, tuturnya kepada KLIKMU.CO.( Ferry)

(Ferry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here