Sekretaris Komnasdik Provinsi Jawa Timur: Sebuah Upaya Membangunkan Keyakinan Juara dan Sukses dalam Diri Kita

0
92

KLIKMU.CO – Sekretaris Komisi Nasional Pendidikan (Komnasdik) Provinsi Jawa Timur DR. N. Faqih Syarif H, M.Si. keyakinan juara bagi pencapaian outcome kita menyampaikan hendaknya secara sengaja pelaku pendidk harus memprogram dan memantapkan keyakinan juara dalam diri setiap peserta didik. Bagaimana cara memprogram dan memantapkan keyakinan juara?

Dalam seminar pendidikan berlangsung di SMP 1 Tuban, Sabtu (13/10) ia berbagi cara agar memantapkan diri atau pribadi menjadi juara.

Pertama, mengontrol self talk. Dia menjelaskan, self talk adalah kata-kata yang kita ucapkan pada saat kita berbicara kepada diri sendiri atau suara-suara yang muncul di kepala kita pada saat-saat tertentu atau saat-saat akan melakukan aktivitas tertentu. Dalam sehari ada 60.000 sampai 80.000 self talk yang kita ucapkan dan 65 % nya adalah self talk negatif. Oleh karena itu apa yang kita ucapkan terus-menerus kepada diri-sendiri akan menjadi keyakinan dan sangat bisa menjadi kenyataan, maka kita harus mengontrol self talk kita. Intinya jangan sampai muncul self talk negatif tanpa kita mengubahnya menjadi self talk positif.

Kedua, afirmasi. Menurutnya, afirmasi adalah self talk positif yang secara sengaja kita pilih dan dilakukan dengan bersuara.

“Afirmasi paling baik kita lakukan di pagi hari setelah bangun tidur dan malam hari sebelum tidur dilakukan secara terus-menerus. Afirmasi kita ucapkan dengan sungguh-sungguh dan tulus, penuh emosi dan perasaan seolah-olah kita sudah memiliki apa yang kita ucapkan,” Faqih menjelaskan.

Misalnya, hari demi hari dengan berjalannya waktu saya semakin sukses dari sebelumnya dan saya menarik kebaikan, kekayaan, dan kesuksesan yang sudah menjadi hak dalam hidup saya. Terima kasih ya Allah.

Ketiga, membaca, menonton, mendengar hal-hal yang memberi inspirasi.

“Ingat-ingat suatu waktu Anda membaca atau menonton kisah tokoh tertentu yang anda kagumi. Apakah yang anda rasakan? Saat kita membaca, menonton kisah tokoh tertentu kita tidak sekedar membaca atau menonton tetapi seolah-olah kita merasakan hal yang sama dengan tokoh tersebut. Semangat mereka menular kepada kita. Kita ingin mencapai apa yang mereka capai bahkan keyakinan mereka perlahan-perlahan menjadi keyakinan kita,” jelas Faqih.

Keempat, pajang prestasi yang pernah kita raih dan tulis kisah sukses.

“Virus pikiran dalam diri kita dapat kita lawan dengan memajang prestasi-prestasi yang pernah kita raih seperti piala, piagam penghargaan, buku yang kita tulis, berita kita yang dimuat oleh media cetak, liputan di TV dalam bentu CD dan sejenisnya di tempat-tempat yang mudah kita lihat,” tambah Faqih.

Atau bisa juga dengan menuliskan kisah sukses berisi apa pun yang membuat kita bangga dan bahagia sekali apa pun sejak kita kanak-kanak sampai usia kita saat ini. Kita tuliskan kisah sukses dalam lembaran-lembaran kertas ituadan kita tempelkan atau pajang di tempat yang sering dan mudah kita melihatnya.

Kelima, pilih kawan terbaik. Bagi penulis buku The Power of Spirituality, memilih teman adalah memilih masa depan. Ibarat kulit kerbau yang telah dikeringkan akan memiliki nasib yang berbeda gara-gara memiliki kawan yang berbeda. Kulit kerbau yang memilih kawan sebongkah kayu yang dijadikan bedug maka akan dipukuli lima kali sehari bahkan kalau bulan puasa akan dipukuli jam 02.00 atau 03.00 dinihari untuk membangunkan orang yang akan sahur.

Sebaliknya, kulit kerbau yang memilih kawan kitab suci, dia akan dijadikan sampulnya. Dia diberi minyak wangi, di bawa ke mana-mana, diletakkan di tempat terbaik dan dalam posisi tinggi serta seringkali dicium setiap yang ounya kitab suci selesai membacanya.

Keenam, anchor juara. Adalah sebuah teknik membangkitkan juara dalam diri untuk meraih juara berikutnya maksudnya bila kita pernah juara atau sukses dalam kondisi atau bidang tertentu, rasa/mental juara dapat kita akses atau munculkan kembali dalam diri kita.

“Katakan kita ingin percaya diri dalam kondisi tertentu. Kita bisa mengakses kondisi percaya diri yang pernah kita alami sebelumnya.”

Ketujuh, visualisasi kreatif. Intinya jika kita terus-menerus memikirkan dan membayangkan sesuatu yang kita yakini, terlebih jika dilakukan dengan detail, sesuatu yang kita yakini tersebut akan menjadi sebuah kenyataan.

Kedelapan, patahkan belenggu sikap juara dengan reframing. Contohnya, saya berasal dari keluarga miskin. Orang miskin memiliki tekad yang jauh lebih kuat untuk kaya dan sukses.

“Ini kategori contoh bagus,” paparnya maka, pilihan saya hanya satu sukses dan kaya. Seperti juga, saya orang daerah Orang yang sukses dan berasal dari daerah, akan dipandang lebih hebat dan menjadi inspirasi orang-orang dari daerah lain.Setelah bertahun-tahun bekerja hidupku selalu pas-pasan. Bagus, inilah waktunya saya memulai bisnis sendiri sehingga saya bisa memiliki penghasilan yang jauh lebih besar.

“Sobat, Anda akan menjadi Apa pun yang sering Anda pikirkan mengenai diri anda. Sikap Positif tidak hanya mengubah hidup Anda. Tapi juga akan mengubah dunia anda,” tandasnya.

Sobat, berhentilah berprasangka buruk terhadap apa yang anda alami, lebih baik berprasangka positif.

“Berprasangka positif akan menguatkan anda dalam melejitkan potensi diri, karier, dan bisnis. Buang persepsi anda tentang kemampuan yang terbatas, karena ada Yang Maha Memampukan,” pungkas Faqih. (Kun/Abd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here