Selamat Jalan Bapak Afghon Andjasmoro lokomotif ekonomi Muhammadiyah Jawa timur, Semoga Khusnul Khotimah

0
365
Foto Lukisan almarhum diberikan sebagai penghargaan PWM Jatim 2010-2015 kepada Pak Afghon Andjasmoro atas dedikasi dan perjuangan beliau. Lukisan ini tetap terpampang di dinding salah satu ruangan di rumah almarhum Bpk Haji Afghon hingga saat ini, diambil dari facebook david

KLIKMU.CO -Innalilahi wa Inna ilaihi Raji’un.Telah meninggal dunia Bapak Afghon Andjasmoro lokomotif ekonomi Muhammadiyah Jawa timur. Direktur utama PT Daya Matahari Utama (DMU) pertama kali pada sabtu (27/7).

Beliau adalah Perintis Perusahaan milik Muhammadiyah yang sukses memiliki laba 1 Milyar di tahun pertama memimpin. Dan berkembang lebih pesat hingga belasan Miliar di tahun ke lima.

David salah satu kader muda Muhammadiyah yang pernah menjadi  tim di PT DMU bertutur

“Beliau tidak hanya memimpin kami, tapi mendidik bagaimana cara menganalisa pasar dengan cara berfikir yang progresif. Balance Scorecard adalah salah satu dari cara mengatasi perkembangan perusahaan saat itu. Dan dia tidak menerima gaji selama menjabat menjadi Direktur Utama PT DMU. Dia hanya mendapatkan fasilitas mobil dan supir yang itu pun digunakan untuk menjemput dan menghantarkan beliau saat akan ke kantor yang hanya 3 kali seninggu dan masih di gunakan untuk mobilitas perusahaan, tukasnya

Lebih lanjut david menambahkan ceritanya

“Saat menjabat pertama kali beliau sudah berusia 75 tahun tapi badannya masih sehat bicaranya tegas. Cara berfikir nya luar biasa. Berolahraga renang 3 kali seminggu. Wajah beliau sangat bersahaja, menyenangkan setiap orang yang berbicara dengan beliau. Dia sangat menghargai pendapat orang. Meskipun orang yang di ajak bicara adalah anak muda. Selama di pimpin oleh beliau, sekalipun saya tidak pernah tersinggung. Karena tutur katanya lembut. Saya, Mbak Ritatun Nisa, Mas Okie Indiarto, Pak Fathul Mufid adalah orang-orang pertama yang merintis usaha di PT DMU. Sangat kehilangan beliau” ujarnya

“Mantan Direktur Utama PT Varia usaha (anak perusahaan semen Gresik) ini mirip sekali dengan KH. Ahmad Dahlan jika kalian pernah ketemu dan bekerja dengan beliau, dan ada banyak sekali kenangan dengan beliau yang tidak bisa saya ceritakan di sini. Terimakasih Pak Afghon atas dedikasi yang njenengan berikan kepada kami. Saya adalah mantan karyawan bapak yang sangat sayaaaaaaang banget dengan bapak (sumpah saya menangis ini) selamat jalan Bapak lokomotif perekonomian Muhammadiyah) InsyaAllah Husnul khatimah panjenengan di sana.( DAVID)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here