Semarak Masjid Muhammadiyah Sukomanunggal Sembelih Kambing dan Lembu

0
148
Warga PCM Sukomanunggal sebelum penyembelihan. (Andi/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – “Antusiasme warga dan jamaah Muhammadiyah untuk syiar dakwah Islam, khususnya berkurban di saat pandemi Covid-19, begitu tinggi. Momen Idul Adha tahun ini begitu penting karena banyak masyarakat yang terdampak Covid-19 dan kita terus peduli dan berbagi.”

Demikian yang disampaikan Ustadz Yahya selaku Ketua PCM Sukomanunggal, Surabaya, saat mendampingi penyembelihan hewan kurban di amal usaha Muhammadiyah, Ahad (2/8).

Ustadz Yahya juga menyampaikan bahwa penyembelihan hewan kurban itu tetap memenuhi protokol kesehatan untuk meminimalkan persebaran Covid-19. “Semoga ujian berupa pandemi ini bisa segera berakhir dan diberikan kemudahan dalam berbagai urusan, khususnya yang berkaitan langsung dengan dakwah Islam. Sehingga masjid-masjid kita bisa digunakan secara maksimal, baik dalam beribadah dan berdakwah,” paparnya.

Dia menerangkan, dalam kegiatan penyembelihan hewan kurban, Masjid Al Amin menyembelih 9 ekor kambing dan 11 ekor lembu, lalu mendistribusikan lebih dari 2.000 bungkus daging. Mushala Fastabiqul Khoirot menyembelih 1 ekor lembu, 3 ekor kambing, dan mendistribusikan 400 bungkus daging. Sementara itu, Masjid Al Falah menyembelih 5 ekor lembu.

“Lalu, Masjid Al Huda menyembelih 10 ekor lembu, 8 ekor kambing, dan mendistribusikan 1.320 bungkus daging. Masjid At Taqwa menyembelih 6 ekor lembu dan 17 ekor kambing,” katanya.

Fuadi dari Majelis Pendidikan Kader PCM Sukomanunggal yang turut memantau jalannya penerapan protokol kesehatan berharap Allah SWT segera mengangkat penyakit ini dan bisa menjalani kehidupan normal seperti sebelumnya. “Maksimal memakmurkan masjid, bangkitnya perekonomian negeri, sehingga terbangunnya perekonomian keluarga, umat bisa mandiri mendapatkan kesejahteraan,” ujarnya.

Sekretaris MCCC Kota Surabaya Andi Hariyadi pun menyampaikan bahwa penyembelihan hewan kurban dengan protokol kesehatan ini begitu penting. Sebab, persebaran Covid-19 masih belum terkendalikan. “Sehingga kita harus sadar dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya. (Andi/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here