Seru Peserta Darul Arqom Ini Memasak 5 Menu Sarapan Paginya Sendiri

0
95
Foto suasana memasak peserta Darul Arqom Panti Asuhan dan Pesantren Muhammadiyah Se Surabaya diambil oleh Hanan

KLIKMU.CO – Bertempat Agro Mulia 42 santri Panti Asuhan dan Pesantren Muhammadiyah Se Kota Surabaya mengikuti Daruk Arqom 2019 dengan tema ” Membentuk Insan Mandiri dan Berkemajuan”

Acara yang dimulai sejak Hari Jum at hingga Ahad ( 26,27 dan 28/4) berlansung meriah dan unik

Kyai Zayyin Chudlori Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya yang membidangi Majelis Pelayanan Sosial ( MPS) menyampaikan kepada KLIKMU.CO

“Darul Arqom tahun ini memang sengaja dibuat berbeda, saya minta kepada MPS agar memodifikasi model Darul Arqom nya agar lebih banyak materi aplikatif nya sehingga para santri bisa langsung merasakan dengan praktek”, ujar pria yag juga dosen di Universitas Islam Negeri Surabaya

Sementara itu Ketua Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya Ferry Yudi AS menambahkan

“Darul Arqom adalah kegiatan rutin yang kita gelar setiap menjelang bulan suci ramadhan, tahun ini kita konsep acara beda dengan tahun tahun sebelumnya, dimana kami titik beratkan pada proses psikomotorik para santri”, tukas Ferry yang juga Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur

Lebih lanjut dia menuturkan

“salah satu contoh nya adalah memasak, pagi ini (28/4) para santri dipersilakan memasak sesuai keinginan kelompok nya, setelah bahan bahan disiapkan dan dimasak hingga matang serta siap dihidangkan, ada 5 menu spesial hasil racikan para peserta antara  lain, Ayam Geprek ( Level maksimal 10), Sayur Asem Ikan Mujaer, Ikan Pindang plus Tumis kangkung, Penyet Lele, dan Penyet Ayam Sambal pedtiba tiba oleh panitia menu hidangan yang siap disantap di tukar dengan kelompok lain, ada perasaan kecewa dan marah, karena sudah bersusah payah memasak eee dinikmati oleh kelompok lain”, ujar Ferry sambil tertawa

“Namun disini letak pembelajarannya sebagai kader Muhammadiyah, bahwa apa apa yang kita bangun dan dirikan dengan susah payah pada saatnya harus diberikan kepada generasi selanjutnya,ada nilai Legowo, Keikhlasan dan Totalitas dalam memberi sesuatu kepada orang lain”, pungkasnya.(DENPEYI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here