Seruan Kyai Mahsun Jayadi untuk Jihad Politik

0
1058
Membakar: Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya Kyai Mahsun Jayadi ( berdiri) memberi energi kepada peserta Turba di Muhammadiyah Kenjeran (30/10). (Foto: Habibie)

KLIKMU. CO-Kalau kita baca ayat-ayat alquran ada tiga konotasi dalam jihad itu, pertama jihad dalam makna perang. Kedua, konotasi jihad dalam pengendalian hawa nafsu dan ketiga konotasi jihad dalam memperdayakan ummat.

Demikian disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya Dr H Mahsun Jayadi, M.Ag dalam turba PDM ke Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kenjeran di SMP Muhammadiyah Kenjeran Jl. Platuk 104 Surabaya. Selasa (30/10).

“Saya hanya ingin menyampaikan landasan ideologis tentang jihad politik, jadi maksud dan tujuan Muhammadiyah itu adalah menegakkan dan memjunjung tinggi agama islam sehingga terwujud masyarakat islam yang sebenar-benarnya. Itu harus diperjuangkan, tidak cukup dihafalkan. Lah dalam rangka memperjuangkan itu disebut jihad,” paparnya.

Menurutnya, kalau kita baca ayat-ayat alquran Ada tiga konotasi tentang makna jihad.

Yang Pertama. ada jihad dalam makna perang, itu memang ada seperti kata Allah Yaayyuhannabiyyu jaahidil kuffara walmunafiqiina waghludzh ‘alaihim wamakwaahum jahannam wabiksal mashir, Itu memang jihad perang. Tapi jihad dalam wujud perang seperti ini bisa terjadi dalam satu generasi jadi tidak setiap saat ketemu orang kafir bacok atau bahasa guyonan¬† suroboyonya senggol Bacok. Itu bisa terjadi perang suatu saat seperti jaman Atau pengkhiantan terhadap agama yang luar biasa. Misalnya G-30 S-PKI. Jihad kita itu temenan,” ujarnya.

Kedua, kata dia, konotasi jihad lebih kepada pengendalian hawa nafsu. Faman jaahada faman yujahadu linafsih, dan barang siapa berjihad, maka jihadnya untuk dirinya sendiri. Jadi Warga Muhammadiyah itu adalah mereka yang stabil emosinya, mentalnya kuat. Turba itu tujuannya adalah saling mengingatkan apa yang belum apa yang sudah. Kecuali forum curhat, boleh saling kritik. Kita memang ada program yang seperti mencegkelkan karena tidak jadi-jadi seperti data base. Ya sudah kita tidak usah emosi karena memang kemampuan warga kita seperti itu. Katanya organisasi ini paling hebat padahal data belum lengkap,”tambahnya.

Ketiga, Ada ayat-ayat jihad itu yang Membutuhkan waktu jangka panjang, butuh dana yang besar. Ini jihad sepanjang masa. Seperti kata Allah “..Watujaahiduuna fii sabiilillahi biamwaalikum waanfusikum..”

Jadi bukan jihad untuk berperang tetapi jihad memperdayakan ummat lewat pendidikan, panti asuhan dan kesehatan. Akhir-akhir ini jihad politik. Bagaimana agar dakwah kita meningkatkan kualitas sumber daya manusia bangsa itu membutuhkan waktu yang panjang, membutuhkan daya pikiran, membutuhkan fisik dan dana. Kita ini dituntuk seperti itu,” kata Wakil Rektor UM Surabaya itu.

Mengapa jihad politik itu penting? Tanya dia pada hadirin. karena kita ini adalah bagian dari bangsa dan negara ini. Ummat islam adalah ummat yang terbanyak dan memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Orang islam dikerjain terus oleh orang lain maka kita butuh saluran politik itu. Mungkin kita belum mayoritas di DPR.

“Oleh karena itu jangan alergi terhadap politik. Jadi dakwah amar nahi mungkar tidak bisa ditangani hanya dengan surban saja. Misalkan dakwah di dolly menyampaikan saudara zina itu haram. Maka jihad dengan wakilnya yang ada di DPR cukup hanya dengan selembar kertas beres semua. Mari kita ikuti proses-proses politik dengan kemampuan yang kita miliki saatnya kita semua menyatukan langkah untuk total dalam Jihad Politik,” Pungkas (Habibie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here