Serunya Kajian di Hutan Bambu Bersama Emak-emak Aisyiyah

0
318
Foto diambil dokumen panitia

KLIKMU.CO-Udara segar dan angin yang sepoi sepoi mengiringi kegiatan dari ibu ibu Pimpinan Ranting Aisyiyah Bratang di Taman harmoni Sukolilo pada hari Ahad ( 17/11)

Acara yang dilaksanakan selepas upacara milad bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya di lapangan keputih diikuti oleh kurang lebih 30 peserta. berlokasi di hutan buatan yang kelilingi pohon bambu yang rindang membuat suasana pembinaan kaderisasi semakin gayeng plus ada menu special yang sudah disiapkan oleh panitia yakni rujak manis pedas

Hadir sebagai narasumber adalah Ustad Ferry Yudi AS ketua Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, yang menyampaikan dalam kesempatan ini mengenai sosok manusia Agung yang pernah hidup di dunia ini yakni Nabi Muhammad saw

“1441 tahun yang lalu manusia Agung dan Mulia telah lahir ke dunia ini, untuk membawa pencerahan kepada seluruh umat manusia, sosok manusia yang membawa rahmat bagi alam semesta itu telah dilahirkan untuk umat manusia, ya beliau adalah Nabi Muhammad saw, sosok manusia biasa yang kelak akan diangkat menjadi Nabi Rasul, namun masa kecilnya harus dilalui dengan penuh perjuangan dan pengorbanan, dimana sejak dikandungan ibu yakni Siti Aminah ketika berusia 6 bulan, ayahnya Abdullah meninggal, di usia 6 tahun setelah di ajak ziarah ke Madinah, ibunya meninggal dunia di daerah abwa ketika hendak kembali ke mekkah, ketika usia 8 tahun kakeknya abdul mutholib sang kakek yang mengasuh dan mendidik pun wafat, akhirnya pengasuhan dilanjutkan oleh sang paman Abu Thalib”, ujar pria berkacamata ini penuh rasa haru

Lebih lanjut beliau menambahkan

“Maka dari itu mari, saya mengajak kepada kalian semua  yang hari ini masih ada kedua orangtua, ayah dan ibunya masih ada ataupun tinggal keluarga kerabat saja, senantiasa syukuri nabi saja sejak kecil sudah ditinggal orang-orang tersayang, bahkan ayah dan ibu kandungnya, apakah beliau bersedih hati? Tidak beliau bangkit dan berusaha untuk menjadi pribadi yang memiliki karakter yang mulia, luhur, disegani dan jujur, karena sifat dan jujurnya lah beliau diberi Julukan Al-Amin artinya orang yang jujur,mari kita teladani hidup beliau, mari kita jadikan beliau uswatun hasanah dalam hidup kita”, pungkasnya

Selepas acara kajian, para peserta dan ibu ibu Aisyiyah Bratang langsung menikmati hidangan rujak dengan buah segar yang sudah disiapkan oleh panitia. (Beryl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here