Serunya Kenalan dengan Pak Pos: Anak-Anak Paling Senang Nempelkan Prangko

0
169

KLIKMU.CO – Pak Pos? Anak-anak zaman sekarang rasanya cukup asing dengan sebutan itu. Surat-menyurat lewat Kantor Pos nyaris ditinggalkan karena perkembangan media komunikasi lainnya, terutama yang berbasis online.

Namun, apa yang dilakukan anak-anak ini berbeda. Dalam acara puncak tema bulanan, TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 14 Surabaya justru punya ide untuk menghadirkan Pak Pos dan mobilnya agar dapat berkenalan dengan adik-adik playgroup dan TK.

Kerja sama antara TK ABA 14 dan PT Pos Indonesia tersebut berlangsung pada Kamis, 21 Februari, di halaman sekolah. Suasana pun cukup meriah. Anak-anak TK ABA 14 sangat antusias mendengarkan informasi yang diberikan Pak Pos dalam acara tersebut.

“Anak-anak kalau mau kirim surat ke mamanya bisa lewat (Kantor) Pos. Atau, kalau mau kirim kado juga bisa,” ungkap Pak Pos.

Selama kurang lebih dua jam bersama Pak Pos, para murid TK tersebut mendapatkan banyak pengetahuan baru tentang surat-menyurat. Mulai cara menulis isi surat, melipat, memasukkan ke dalam amplop, mengelem amplop, sampai menempelkan prangko.

“Anak-anak kelihatan paling senang ketika menempelkan prangko, karena prangkonya bergambar foto anak-anak sendiri,” kata Ibu Erik Fajar Nujullah, kepala TK ABA 14.

Tak hanya membawa mobil pos, Pak Pos juga membawa kotak pos yang siap menampung surat yang telah ditulis anak-anak. Surat-surat dalam kotak pos itu nanti dikirimkan ke alamat rumah masing-masing siswa TK ABA 14. Dalam satu atau hari, surat itu akan diterima oleh ayah atau bunda.

Walaupun korespondensi surat-menyurat, terutama berkirim surat, lewat Kantor Pos jarang dilakukan, kegiatan itu tetap memberikan manfaat kepada anak-anak. Mereka menjadi tahu bahwa berkomunikasi tak harus lewat media elektronik atau online, melainkan juga dapat melalui pos. Selain itu, anak-anak mengetahui fungsi lain Kantor Pos, yaitu mengirimkan barang dan uang.

PT Pos Indonesia pun menyatakan apresiasinya terhadap acara tersebut. Memang, anak-anak harus dikenalkan terhadap surat-menyurat. Sebab, mereka tetap membutuhkan keterampilan itu kelak, baik yang melibatkan Pak Pos maupun tidak. (Mira/San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here