Serunya Tahfidz Camp in Holiday, Jadikan Al-Qur’an sebagai Gaya Hidup

0
836
Salah seorang murid Mumtas mengikuti Tahfidz Camp in Holiday. (Habibie/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – “Mencetak generasi Qur’ani merupakan tanggung jawab bersama sebagai pedoman dalam kehidupan. Kegiatan menghafal Al-Qur’an mestinya menjadi habbit generasi muda muslim. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, Al-Qur’an adalah mulia dan menghafalkannya merupakan kemuliaan. Selain itu, pemahaman akan arti juga harus mulai digalakkan, karena itulah yang akan ditransformasikan dalam kehidupan keseharian.”

Demikian yang dilakukan oleh Mumtas –julukan SD Muhammadiyah 10 Surabaya– sebagai lembaga pendidikan yang sangat peduli dalam pengembangan serta membumikan Al-Qur’an. Hal itu diwujudkan melalui kerja sama dengan Tajdied Center, lembaga dalam naungan Majelis Tabligh PWM Jawa Timur, selama empat tahun belakangan.

Salah satu program yang telah dilaksanakan adalah wisuda tahfidz setiap tahun. Pihak sekolah pun mempersiapkan latihan yang dipusatkan di Masjid Jendral Achmad Yani Jl Sidoyoso V/29, Surabaya, Senin (23/12).

Ahmat Sulkan selaku direktur Roudhotul Huffadh (lembaga Tahfidh Mumtas) menuturkan, untuk mempersiapkan anak-anak dalam munaqasah yang akan dilaksanakan oleh tim tajdied pada 25 Januari 2020 di Tajdied Center, sekolah mengadakan Tahfidz Camp in Holiday.

“Selama dua hari, terhitung tanggal 23-24 Desember 2019, sebanyak 65 siswa-siswi yang terseleksi munaqasah harus mengikuti program ini untuk mempersiapkan diri agar hafalan tetap terjaga,” tuturnya.

Sulkan mengatakan, kegiatan ini dibagi dalam tiga kelompok. Yakni, hafalan juz 30 dan surah Ar-Rahman, juz 29, serta juz 1.

Faiqotul Manahil, siswi kelas 6 yang telah menuntaskan hafalannya sebanyak tiga juz, menuturkan, dirinya sangat senang dan bersemangat mengikuti program ini. “Waktu liburan saya tersita. Yang paling penting saya dapat mengisi liburan dengan kegiatan yang penuh manfaat, yakni menghafal Al-Qur’an,” ujar gadis kecil yang bercita-cita menjadi dosen itu.

Kepala Sekolah Ahmad Munhamir berharap program ini tidak sekadar mengisi liburan. Namun, yang lebih penting adalah menjadikan Al-Qur’an sebagai gaya hidup di tengah berbagai problem yang melibatkan generasi muda. (Habibie/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here