Shalat yang Paling Berat bagi Orang Munafik Itu Adalah Isya dan Subuh Berjamaah

0
6326
Wakil Ketua Majelis Tarjih PDM Surabaya Ustadz Syaifuddin Zaini MPdI mengisi pengajian rutin Reboan. (Habibie/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – “Tidak akan bisa beriman dengan baik apabila manusia itu tidak memiliki. Kalau kita semangat mempelajari ilmu agama, maka Allah-lah yang mendorongnya.”

Demikian itu disampaikan Wakil Ketua Majelis Tarjih PDM Surabaya Ustadz Syaifuddin Zaini MPdI dalam pengajian rutin Reboan Karyawan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surabaya di Masjid As Syifa RS PKU Muhammadiyah Surabaya, Jl KH Mas Mansyur 180-182, Rabu (18/12/2019).

Syaifuddin Zaini mengatakan, jika Allah menghendaki manusia itu baik, hatinya akan condong mempelajari ilmu agama. “Apa yang kita lakukan hari ini dalam rangka belajar ilmunya Allah, yakni tentang sebuah amalan yang sudah kita lakukan setiap hari, yaitu shalat jamaah,” paparnya.

“Rasulullah dalam kondisi apa pun tetap melaksanakan shalat berjamaah. Dalam kondisi perang sekalipun, nabi tetap melaksanakan shalat berjamaah. Apalagi tidak dalam kondisi perang, maka wajib melaksanakan shalat berjamaah,” tegas dia.

Menurut Zaini, shalat berjamaah ini ganjarannya 27 derajat. Sama dengan 127 juta, bahkan lebih. Kalau shalat sendirian hanya 1, sama dengan 4 juta saja. “Banyak yang belum bisa istiqamah melaksanakan shalat berjamaah meskipun sudah tahu pahalanya seperti itu,” ujarnya.

“Shalat yang paling berat bagi orang munafik itu ialah melaksanakan shalat isya dan subuh secara berjamaah. Padahal kalau tahu pahala yang akan didapat, meskipun merangkak akan didatanginya,” tambahnya.

Menurut Zaini, banyak orang yang malas shalat berjamaah meskipun sudah ada mobil yang bisa dikendarai dalam kondisi hujan. “Maka buat apa punya mobil kalau bukan untuk ibadah,” tukasnya. (Habibie/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here