Si kembar Duo “R” dari Sekolah Akhlak Raih Juara Lomba di Hari Ibu

0
583
Tampak Rina dan Rani dari SMP Muhammadiyah 9 Surabaya berswafoto setelah meraih juara diambil oleh Ika Puspa

KLIKMU.CO – SMP Muhammadiyah 9 Surabaya atau yang dikenal sebagai Sekolah Akhlak menjadi salah satu sekolah yang mengirimkan Siswa-siswinya dalam “Lomba Baca Puisi SMAMDA CUP 2018 tingkat SMP se Jawa Timur bekerjasama dengan Teater Alif Surabaya”.

Lomba ini diadakan di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya pada tanggal (20-22/12). Sekolah Akhlak mengirimkan 3 perwakilan dan 2 diantaranya berhasil merebut juara.

Mereka yang berhasil adalah Rani Indah Ayu Putri(8B) yang berhasil meraih juara 2 dan kembarannya Rina Amalya Ayu Putri (8C) berhasil meraih juara 3.

Ika Puspa, selaku Pendamping kepada Kontributor KLIKMU.CO menyampaikan

“Bahwa dalam babak penyisihan hanya diambil 5 peserta saja dari 40 peserta yang mendaftar. Babak penyisihan sendiri dilakukan dengan cara mengirimkan video pada hari kamis (20/12), cara ini dilakukan dengan alasan untuk menghemat waktu, karena dikhawatirkan tidak cukupnya waktu untuk panitia menilai 40 peserta dalam satu hari”, Ujarnya

Lebih lanjut Ika Puspa menambahkan

“Dan Alhamdulillah, Rani dan Rina, Perwakilan dari Sekolah Akhlak yang berhasil lolos ke 5 besar, mendapatkan puisi yang berbeda dengan naskah yang mereka bacakan pada saat babak penyisihan.

“saat babak penyisihan, saya membacakan puisi yang berjudul Lelaki Halilintar dan pada babak final puisi yang saya bacakan berjudul Budak. Sedangkan adik saya, Rani, pada babak penyisihan puisinya berjudul Daun Kering dan saat final puisi yang dia bacakan berjudul Salam Ombak” jelas Rani pada KLIKMU.CO.

Rani menambahkan,

“sebelum mulai final, peserta hanya diberi waktu 15 menit untuk mempelajari puisi yang diberikan oleh panitia sebelum akhirnya lomba dimulai kembali”

Ika mengaku butuh perjuangan dalam mengajari Rina dan Rani tentang mimik, Intonasi, dan penghayatan dari puisi yang mereka bacakan hanya dalam waktu 15 menit.

“meskipun Rina dan Rani hanya memiliki waktu singkat untuk mempelajari puisi yang akan mereka bawakan, namun Alhmdulillah mereka dapat membuktikan kemampuannya bahkan dalam waktu yang mendesak seperti ini” ungkap Ika bangga.(layli)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here