Siang Malam Relawan Muhammadiyah Terjang Banjir dan Bagikan Nasi untuk Korban Banjir Sidoarjo

0
252
HW dan Kokam menyusuri air untuk membagikan nasi bungkus di Sidoarjo. (Ernam/Klikmu.co)

KLIKMU.CO РBerjalan di atas air, mengangkat celana, sambil menenteng kresek berisi nasi bungkus. Begitulah yang dilakukan relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Lazismu Sidoarjo yang terdiri atas anggota Hizbul Wathan dan Kokam. Mereka membagi nasi bungkus di daerah Kedung Banteng, Banjar Asri, dan Banjar Panji, Sabtu (20/2/2021).

“Kami membagikan nasi bungkus bagi korban banjir untuk siang dan malam,” tutur Zainal Arifin, koordinator lapangan.

Sejak Senin hingga Rabu (15-17/2/2021), kawasan Sidoarjo didera hujan deras. Kondisi saluran pembuangan yang kurang baik dan air laut yang pasang mengakibatkan banyak desa kebanjiran. Banjir terparah terjadi di Kecamatan Tanggulangin, khususnya di Desa Kedung Banteng, Banjar Asri, dan Banjar Panji.

“Sampai Jumat kemarin (19/2/2021), air masih menggenang sehingga banyak yang belum bisa beraktivitas seperti masak dan MCK,” lanjut komandan Kokam Sidoarjo itu.

Pembagian nasi bungkus berlangsung cukup dramatis. Selain berjalan di atas air, para relawan juga harus menerobos hujan. “Saat pembagian siang tidak hujan sehingga relatif aman. Tapi, saat pembagian sore hujan deras kembali turun sehingga terpaksa kita bagikan sambil menerobos hujan,” papar pria yang juga kader Tapak Suci tersebut.

Rencana Pembagian Sembako

Sementara itu, Ketua MDMC Sidoarjo Ir Mahfudz menyatakan bahwa pembagian nasi bungkus dilakukan Sabtu dan Ahad hari ini. Sedangkan Senin akan dilakukan pembagian sembako.

“Ini untuk tanggap darurat saja. Kami bagikan nasi bungkus siang dan malam di hari Sabtu dan Ahad. Setiap kali membagikan 150 bungkus,” terang bapak tiga anak tersebut.

Jumlah itu atas masukan dari Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) tiga desa tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun dari pelaksanaan program bantuan yang rutin dilakukan Aisyiyah, diperoleh data tersebut. “Kami mengundang PRA tiga desa itu agar tanggap darurat ini tepat sasaran,” lanjutnya.

Terkait pendanaan, semua diambil dari Lazismu Sidoarjo. Sementara MDMC dibantu Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, HW, TS, IPM, dan IMM menjadi pelaksana lapangan. “Kami buka dapur umum di Smamda (SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo). Nanti secara bergantian AMM akan membagikan di lapangan,”¬† pungkas Mahfudz. (Ernam/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here