Siapkan Kader K2 Muhammadiyah, Sekolah Ini Adakan Pesantren Singgah, Maksudnya?

0
220
Kaderisasi: Suasana pembukaan acara pesantren singgah smp muhammadiyah 13. (Foto M3)

KLIKMU.CO – Sore itu (18/8), segenap siswa kelas 7 dan 8 SMP Muhammadiyah Surabaya terlihat bergegas menuju Masjid Khalid bin Walid Jl. Kupang Panjaan IV/48 Surabaya. Hal itu bukannya tanpa alasan, sebab mereka tengah mengikuti kegiatan pembukaan pesantren singgah yang dihelat pukul 15.00 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah SMPM 3 Maria Elen Veronica, S.Ag menekankan pentingnya pendidikan karakter yang harus diberdayakan kepada seluruh siswa. Menurutnya, melalui pesantren singgah para siswa bisa mendapatkan segala manfaat.

“Dengan adanya pesantren ini banyak sekali manfaat yang didapat. Ketika anak-anak lain seusia mereka sibuk mengisi waktu liburan mereka dengan rekreasi atau senang-senang, maka siswa-siswa hebat ini justru memperoleh gelar baru sebagai kader K2 MUHAMMADIYAH, yang berarti kader yang kompetitif dan karakter Qurani. Mereka menghabiskan malam mereka dengan murajaah hafalannya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah Cabang Tegalsari, Drs Mukhsam, S.H yang juga turut hadir menyerukan kepada para orangtua siswa agar mendukung kegiatan positif para siswa, yakni dengan memasukkan anak-anaknya ke pesantren singgah.

“Orangtua kelak harus pandai-pandai memberikan dan mensupport kegiatan yang positif kepada anak mereka, di antaranya dengan memasukkan anak-anaknya ke pesantren singgah yang merupakan amal usaha baru dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tegalsari,” katanya.

Ia menambahkan, dalam pesantren singgah terdapat materi yang bukan hanya bisa menunjang kualitas siswa, melainkan juga terdapat muatan yang sesuai dengan tarjih Muhammadiyah.

“Di dalamnya, di samping murajaah Kader K-Two ini juga diajari cara shalat sesuai dengan Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah dan cara adzan yang baik. Maka tidak merugi bila anak-anak kita di-support sepenuhnya,” pungkasnya.

Pada acara tersebut, para orangtua siswa juga tampak hadir. Mereka diberi informasi mengenai kebijakan sekolah yang tahun ini mulai menerapkan sistem fullday school. Selain itu, tahun ini salah satu indikator kelulusan juga ditambah, yakni dengan hafalan Alquran juz 1, 29, dan 30. Acara ini sendiri purna pada (19/8) dengan diadakannya kegiatan GEMAS (Gerakan Membersihkan Masjid).(3ll3n/frd/denpeyi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here