Sikap Muhammadiyah Independen, Tidak Bisa Dibeli dan Tidak Pula Bisa Dibayar

0
465
Dr

KLIKMU.CO – Laporan Wall Street Journal Rabu lalu (11/12) yang memaparkan bahwa China mulai menggelontorkan sejumlah bantuan dan donasi terhadap ormas-ormas Islam setelah isu Uighur mendapat kecaman keras.

Tuduhan itu antara lain dialamatkan kepada Muhammadiyah dan NU. Mereka mengatakan bahwa ormas Islam, termasuk Muhammadiyah, tidak mengkritik China soal Uighur karena mendapat dana dari sana.

Menanggapi tuduhan tersebut, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Dr Abdul Mu’ti MEd menyangkal dengan tegas. Mu’ti menyatakan bahwa Amerika Serikat tengah memainkan isu politik itu untuk bersaing dengan China.

“Berita dari Wall Street Journal itu sekali lagi saya tegaskan keliru, sesat, dan menyesatkan,” kata Abdul Mu’ti dalam pengajian bulanan PP Muhammadiyah yang diunggah di TVMu, Ahad (15/12/2019).

Pria asal Kudus itu menjelaskan, Muhammadiyah tidak akan melakukan kegiatan hanya karena ada dana. Tidak ada ceritanya Muhammadiyah itu bisa dibeli.

“Muhammadiyah akan senantiasa independen dalam setiap pernyataan dan kegiatan-kegiatannya. Wall Street Journal ini menurut saya telah menerbitkan berita yang ecek-ecek, murahan, dan tidak memiliki dasar. Bahkan sangat tendensius ditunggangi kepentingan Amerika,” tegasnya.

Mu’ti menambahkan, Muhammadiyah sama sekali tidak pernah mendapat bantuan. “Tidak bisa dibeli dan tidak pula bisa dibayar,” tuturnya. (Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here