Silaturrahim Guru dan Karyawan Muhammadiyah Se Surabaya Sekolah ini Tampilkan Ludruk dan Lenong

0
144
Siswa SD Muhammadiyah 18 Surabaya menampilkan Ludruk-Lenong (Druknong) dalam acara Silaturrahim Guru dan Karyawan se-Surabaya

KLIKMU.CO – SD Muhammadiyah 18 Surabaya dalam acara Silaturrahim Guru dan Karyawan Muhammadiyah Se-Surabaya, mampilkan pentas seni lain daripada yang lain. Sekolah beralamatkan di jln. Mulyorejo Tengah No.5 Surabaya ini menampilkan Ludruk-Lenong (Druknong).

Agenda dilaksanakan di Islamic Center Surabaya tersebut dihadiri seluruh Guru dan Karyawan se-Surabaya, Rabu (25/7) pagi.Guru Sekolah Plus ini berpartisipasi dalam acara bertemakan “Mewujudkan Sekolah Berkemajuan di Era 4.0”.

Dalam penampilan Ludruk-Lenong, disambut sangat antusias dengan riuh tepuk tangan peserta yang hadir.

Acara berlangsung dimeriahkan oleh beberapa tampilan unggulan dari masing-masing sekolah Muhammadiyah, baik itu SD, SMP, SMA maupun SMK. Seperti tari, tapak suci, wushu, panahan dan lain-lainnya.

Menariknya, ada salah satu tampilan yang tidak biasa di lingkungan Muhammadiyah. Tampilan ini merupakan salah satu ekstrakurikuler di SD Muhammadiyah 18 Surabaya.

Tampilan ini sangat memukau seluruh peserta yang hadir sekaligus sebagai penutup rangkaian acara.

Roni Handoko, A.Md. Sn Pembina ekstrakurikuler mengatakan Druknong menjadi salah satu kesenian yang langka. Pasalnya, druknong merupakan perpaduan kesenian Ludruk dari Surabaya dan Lenong dari Jakarta dengan diiringi sinden dan dibuka dengan tari Remo, khas Jawa Timur.

“Persiapan hari ini kami maksimalkan dari pembuatan naskah, reading naskah, latihan dialog, pemeranan, akting, olah vokal, memadukan antara musik dan adegan, setting properti dan busana, lagu daerah, tata rias, penataan artistik” ujarnya.

Lantaran membutuhkan persiapan yang matang, imbuh Roni sehari sebelumnya siswa yang tergabung dalam ektrakurikuler tersebut mengadakan gladi bersih.

“Menyenangkan bisa tampil di acara yang dihadiri oleh guru dan karyawan ini. Meskipun, kami tampil sebagai penutup. Saya dan teman-teman cukup bangga dengan apresiasi guru dan karyawan semua atas pertunjukan yang kami berikan di atas panggung,” ungkap Fahllevy Rabbaneel Kudus Al H, dalang pementasan druknong.

Roni mengaku seluruh pihak guru dan karyawan ikut bergembira dan bangga, melihat anak-anak sebagai generasi Muhammadiyah ke depan ini berprestasi dan terus memberikan sumbangsihnya dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Harapan kami ke depan adalah agar anak-anak lebih mengenal budaya daerahnya masing-masing juga mengenal beragam budaya daerah lainnya,” katanya tentunya akan muncul kreativitas di era globalisasi namun tetap memiliki sentuhan tradisional.

Menurutnya, teater tradisional di Indonesia sangatlah banyak dan harus kita lestarikan sebagai warisan budaya nenek moyang kita.

Hadir dalam acara, Drs. H. Nadjib Hamid, M.Si calon DPD RI, Dr. Mahsun Jayadi, M.Ag Ketua PDM Kota Surabaya, H. M. Arif’an, S.H Sekretaris PDM kota Surabaya. Hadir pula Sutanto, MA Sekretaris Dirjen Kemendikbud RI, juga seluruh ketua ortom tingkat daerah. (Mitha/Abd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here