Sinergi Bersama: NA Mojokerto Buka Layanan Pashmina, BKKBN dengan Gerakan “GENRE”

0
457
Para kader NA Kab Mojokerto menggandeng BKKBN dalam kegiatan Pashmina. (Shamil/Klikmu.co)

 

KLIKMU.CO – Melihat realita sekarang, sudah semakin sering dijumpai kasus kekerasan seksual, free sex, dan degradasi moral. Sebagian besar korbannya adalah remaja perempuan. Oleh karena itu, Nasyiatul Aisyiyah (NA) menggagas Pashmina (Pelayanan Kesehatan Remaja Milik NA) sebagai dakwah NA terhadap problem dan kebutuhan para perempuan.

Dalam kegiatan ini, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Mojokerto menggandeng (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) BKKBN dalam rangka menjalin sinergisitas gerakan.  Tema yang diusung adalah “Membentuk Kader Sehat Nasyiah, Wujudkan Generasi Sehat dan Berakhlak Mulia”.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari mulai 29 Februari sampai 1 Maret 2020 di SMP Muhammadiyah 3 Kutorejo tersebut diikuti oleh 45 peserta. Mereka merupakan utusan dari PCNA, IGABA, ortom, dan seluruh AUM Kabupaten Mojokerto.

Sebagaimana Nasyiatul Aisyiyah dengan Pashmina yang fokus pada remaja, BKKBN kini memiliki fokus gerakan “GENRE”. “Yaitu generasi berencana dengan misi remaja terbebas dari pernikahan dini, free sex, dan NAPZA,” ujar Cindy, Kasi Ketahanan Remaja P2KBP2 BKKBN Mojokerto.

Dalam kegiatan ini dihadirkan pula pemateri dari berbagai bidang. Di antaranya Hanif Mu’allifah (koordinator Pashmina Jatim), Faridah Hanum MM MKes (dekan Fiked Universitas Muhammadiyah Sidoarjo ), Ustadz Fatkhur (korbid Majelis Tabligh PDM Kab Mojokerto), Eko Hardiansyah (dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo), dan coach Dian Rahma (coach kesehatan).

Peserta pelatihan juga langsung praktik lapangan di PUAP At-Taqwa yang berlokasi setengah kilometer dari tempat pelatihan guna implementasi teori.

Sementara itu, di akhir kegiatan Ketua PDNA Kab Mojokerto Tri Kurniawati berharap ke depan Pashmina bisa lebih berkembang ke seluruh sekolah di wilayah Kab Mojokerto. Bisa bersinergi dengan berbagai instansi karena dakwah serta misi baldatun toyyibatun wa rabbun ghofur akan lebih ringan jika dijalankan bersama,” ujarnya. (Shamil/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here