Sinergitas Mendidik Anak itu Seperti Roda Becak yang Tidak Boleh Gembos Salah Satu. Apa Maksudnya?

0
203
Foto diambil dari dokumen sekolah

KLIKMU.CO- Sekolah Akhlaq SMP Muhammadiyah 9 Surabaya tak henti menunjukkan keseriusan dalam hal mendidik anak. Tentu hal ini tidak mungkin dilakukan sendiri, dengan selalu melibatkan orang tua dalam setiap momennya akan dapat memaksimalkan pembentukan karakter anak.

Kamis malam (25/03/21) untuk kesekian kalinya sekolah akhlaq menyelenggarakan kegiatan rutin bulanan yang bertajuk “Menjadi Orang Tua, Guru, dan Teman Bagi Anak”. Menghadirkan pemateri tetap psikolog sekolah Ustad Amanto kegiatan ini diikuti oleh orang tua serta ustad/ustadzah.

Dalam materinya, Ustad Amanto menjelaskan jika sinergitas dan konsistensi antara orang tua di rumah dan orang tua di sekolah (Guru) sangat dibutuhkan. Peran kapan harus menjadi orang tua, kapan menjadi guru dan teman juga harus dibagi porsinya.
“Karena sejatinya anak berulah itu mencari perhatian dari orang tua, tapi kadang kita sebagai orang tua yang tak ada respon”, tuturnya.

Lebih lanjut, yang paling utama dalam mendidik anak tentu ada prinsip yang harus diingat oleh orang tua. Pertama, pembiasaan yang dalam fase ini anak memantapkan perilakunya. Kedua, pembelajaran yang didalamnya anak akan berproses mendapatkan pengalaman baru. Terakhir, peneladanan dimana anak meniru semua tingkah pola dari orang sekitarnya.

“Tiga prinsip ini yang harus dipahami oleh orang tua sehingga karakter kuat dapat terbentuk dalam diri anak, pastinya pembiasaan dan peneladanan yang positif”, jelas psikolog yang juga ketua majelis dikdasmen PCM Gubeng itu.

Karakter kuat yang positif tentunya tidak serta merta terbentuk dengan sendirinya secara instan namun harus didukung dari ketiga pihak yang bersangkutan. Orang tua dan guru yang memberikan tauladan pembiasaan positif secara selaras. Anak itu sendiri yang memiliki usaha kuat untuk bisa membentuk karakter positif pada dirinya sendiri.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Akhlaq Ustad Sutrisno bahwa tidak bisa dalam mendidik anak dilakukan hanya salah satu pihak.
“Ibaratnya seperti roda becak jika gembos salah satu pasti tidak akan bisa jalan. Harus ada kerjasama yang baik antara ketiganya (Anak itu sendiri, Orang Tua, dan Guru).” pesan Ustad Sutris dalam penutupan kegiatan. (Risalatin N.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here