Siswi Sekolah Akhlaq Surabaya Ini Raih Beasiswa S1 atau S2, Maksudnya?

0
300
Amazing: Jurnalis Cilik SMP Muhammadiyah 9 Surabaya menunjukkan penghargaan beasiswa pendidikan S1/S2 yang diraihnya.(Foto: Ichmi)

KLIKMU.CO – Sekolah Akhlak SMP Muhammadiyah 9 Surabaya patut berbangga hati. Pasalnya hasil karya para siswanya yang tergabung dalam tim ekstrakurikuler jurnalistik (broadcast), mendapat predikat juara dalam ajang lomba Surabaya Pagi Festival 2018 yang bertajuk “Jurnalis Zaman Now” oleh media Surabaya Pagi, Sabtu (12/5).

Sebelum pengumuman itu mereka peroleh, para siswa mengirimkan sebuah karya film pendek jurnalistik yang berjudul “Kehidupan Masyarakat di Sekitar Jalur Railway Kota Surabaya”.

Kepada KLIKMU.CO, salah satu siswa yang tergabung di tim jurnalis, Sinta Dewi Eka menguraikan cerita dalam film yang dikirimkan kelompoknya kepada panitia.

“Film pendek jurnalis yang kami ikutkan lomba di even Jurnalistik Zaman Now mengisahkan tentang kehidupan masyarakat di sekitar jalur railway Kota Surabaya. Menurut kami film ini menarik dari segi pengambilan lokasi dan isi cerita film,” tutur perempuan yang sering disapa Tata tersebut.

Dalam kesempatan itu, Tata memperoleh predikat juara dua untuk karya film pendek jurnalis. Alhasil, ia pun berkesempatan mendapatkan beasiswa pendidika S1/S2. Namun, dalam keterangannya yang berhasil dihimpun KLIKMU.CO, ia justru mengaku bingung. Pasalnya, saat ini ia masih berada di bangku SMP.

“Alhamdulillah dapat juara dua untuk karya film pendek jurnalis. Tapi saya bingung karena mendapatkan beasiswa pendidikan S1/S2. Sementara saya sekarang masih duduk di kelas 8 SMP,” ungkap Tata yang dalam film yang ia kirim berperan sebagai reporter tersebut.

Sementara itu, Guru Pembimbing Ekskul Jurnalistik, Ichmi mengatakan sebenarnya perlombaan itu diperuntukan pada kalangan mahasiswa, pelajar, dan umum. Oleh karenanya penghargaan yang diterima ialah berupa biaya pendidikan untuk S1/S2. Namun, untuk Tata, menurutnya biaya beasiswa tersebut bisa ia wakilkan, atau bisa ia nikmati nanti di waktu kuliah.

“Ajang jurnalis ini sebenarnya untuk kalangan mahasiswa, pelajar dan umum. Kemungkinan yang mengikuti ajang jurnalistik ini mayoritas dari kalangan pelajar SMA dan mahasiswa S1, sehingga penghargaan yang diberikan berupa beasiswa pendidikan untuk melanjutkan studi S1 atau S2. Jadi kami sempat bingung juga siswa kami masih SMP, tapi kata penyelengara, beasiswa tersebut dapat dialihkan untuk saudara Tata atau untuk Tata sendiri ketika akan melanjutkan S1/S2,” jelasnya. (Ichmi/Frd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here