Smamga Surabaya Bangun Gedung 4 Lantai, Jadi Pusat Pembelajaran dan Kesehatan Masyarakat

0
169
Lukman Rahim (kanan), Erlina Wulandari (duduk), dan Drs Mahfudz (berdiri kopyah putih) dalam peletakan batu pertama pembangunan Gedung Nyai Walidah. (Achmad Zainuri Arif/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Pengembangan pendidikan di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo semakin pesat. Setelah sebelumnya melakukan pembebasan lahan senilai Rp 7 miliar di tiga lokasi, kali ini PCM lewat SMA Muhammadiyah 3 (Smamga) Surabaya melakukan pengembangan fasilitas pendidikan dengan membangun gedung setinggi 4 lantai. Smamga merupakan salah satu amal usaha pendidikan (AUM) yang berada di bawah Majelis Pendidikan Muhammadiyah Wonokromo.

Pembangunan gedung baru Smamga yang diberi nama Gedung Nyai Walidah ini ditandai dengan peletakan batu pertama pada Kamis (22/4/2021). Acara dihadiri oleh perwakilan PDM Kota Surabaya Drs H. Hamri MPdI, Wakil Ketua Bidang ZIS, Dakwah Khusus, Penanggulangan Bencana, Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, dan Klik.Jodohmu, serta H. Ezif M. Fahmi Wasi’an, Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat,  Ekonomi Kewirausahaan, & Pembinaan Pengawasan Keuangan.

Pengurus PCM, PRM, dan kepala AUM di lingkungan PCM Wonokromo juga hadir untuk turut menyaksikan peletakan batu petama tersebut.

Ketua Panitia Pembangunan Ir Lukman Rahim dalam sembutannya menjelaskan, Gedung Nyai Walidah yang akan dibangun setinggi 4 lantai ini rencananya dimanfaatkan untuk pembelajaran dan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Lantai 4 digunakan sebagai laboratorium fisika, lantai 3 untuk laboratorium kimia, lantai 2 untuk laboratorium biologi, dan lantai 1 untuk ruang UKS dan praktik dokter yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk pemeriksaan kesehatan,” paparnya.

Kepala SMA 3 Surabaya Erlina Wulandari SPd menambahkan, pembangunan ini merupakan jawaban terhadap kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap Smamga. Dengan dibangunnya Gedung “Nyai Walidah”, pihaknya berharap kualitas pembelajaran semakin meningkat. Anak-anak juga semakin nyaman dan terfasilitasi untuk mengasah skill dan mengembangkan potensinya, terutama dalam bidang sains.

“Masyarakat juga merasakan manfaat, tidak hanya dalam bidang pendidikan, namun juga bidang kesehatan nantinya,” terang Erlina.

PDM Apresiasi PCM Wonokromo

Selain pembebasan lahan senilai Rp 7 miliar dan pembangunan gedung baru ini, PCM Wonokromo juga akan membeli lahan baru lagi senilai Rp 3,2 miliar. Begitu laporan yang disampaikan Nur Kholis, ketua PCM Wonokromo.

“Perkembangan lahan pendidikan ini saya kira tidak bisa dilepaskan dari peran pengurus majelis dikdasmen yang memiliki sifat “rakus”. Rakus dalam hal yang positif ya, karena dalam waktu lebih kurang dua tahun ini majelis dikdasmen ini begitu cepat mengembangkan pendidikan di Wonokromo,” paparnya.

PCM Wonokromo pun mendukung dengan penuh terobosan-terobosan yang dilakukan majelis serta tidak mau menghambat dari gerak yang dilakukan. Sebab, ini adalah bagian dari kebersamaan dalam mengembangkan Muhammadiyah di Wonokromo.

“Harapan kami, pembangunan gedung baru Smamga ini dapat manjadi pemantik bagi sekolah-sekolah lain di lingkungan PCM Wonokromo. Dengan demikian, sekolah-sekolah di lingkungan Wonokromo dapat maju dan memiliki kualitas yang sama,” ungkap Nur Kholis.

Apresiasi pun disampaikan PDM Kota Surabaya. Wakil Ketua PDM Kota Surabaya H. Ezif M. Fahmi Wasi’an menyatakan, PCM Wonokromo telah bekerja keras dalam mengembangkan Muhammadiyah di lingkungannya.

“Harapan kami, dengan kemajuan-kemajuan yang telah kita capai ini, kita juga dapat menurunkan ego sektoral kita. Kita manfaatkan bersama-sama fasilitas yang ada ini untuk kemajuan persyarikatan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” kata Ezif. (Achmad Zainuri Arif/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here