SMK Muhammadiyah 2 Surabaya Turut Berbangga Anak Didiknya Lolos SNMPTN 2021

0
106
Foto diambil dari dokumen pribadi sekolah

KLIKMU.CO

Oleh: Taufiq Amri*

Jika di tahun lalu 2020, SMK Muhammadiyah 2 Surabaya mengantarkan lima siswanya lolos ke SNMPTN dan menjadi salah satu SMK swasta se-Surabaya yang paling banyak meloloskan siswanya ke jenjang perguruan tinggi, maka tahun ini, SMK Muhammadiyah 2 Surabaya juga kembali berbangga dengan keberhasilan tujuh siswanya yang lolos di seleksi yang sama.

Menurut Rendika Adi. S.T. selaku koordinator SNMPTN 2021, Ketujuh siswa tersebut terdiri atas lima siswa jurusan multimedia dan dua siswa jurusan teknik komputer jaringan.

Ketujuh siswa yang lolos tersebut notabene memang merupakan siswa-siswi yang memang dianggap unggul secara keseluruhan. Keunggulan tersebut didasarkan pada akumulasi nilai rapor ketujuh siswa tersebut yang memang secara peringkat berada di sepuluh besar siswa dengan nilai rapor terbaik, pada saat kami wawancarai dengan tim jurnalis SMK muda pada hari Jumat, 26/3/2021.

Adapun ketujuh siswa tersebut bernama Sangaji, Rusdian Akbar, Saladin, Rizca, Aisyah Nur Fadilah, Herdiana, Aditiya, lolos di berbagai perguruan tinggi ternama di Jawa Timur, seperti Universitas Negeri Surabaya, UPN Veteran, dan lain-lain. Selain itu, siswa-siswi yang lolos ke perguruan tinggi negeri tersebut secara linieritas kesemuanya sesuai dengan pilihan kompetensi keahlian yang mereka geluti selama ini di SMK Muda, yakni, Multimedia dan Teknik Komputer Jaringan.
Adapun jurusan-jurusan tersebut yang menjadi pelabuhan berikutnya untuk mereka mengasah ilmu, seperti, ilmu komunikasi, sistem informasi, kurikulum dan teknologi pendidikan, dan informatika. Jurusan-jurusan tersebut secara karakteristik seirama dengan karakteristik dari kompetensi keahlian yang mereka minati selama ini manakala menimba ilmu di SMK Muda.

Keberhasilan ketujuh siswa yang lolos ke SNMPTN tersebut secara asumtif kian menghapus kesan bahwasanya lulusan SMK tidak saja berorientasi pada lulusan yang siap kerja saja, tetapi lebih dari itu juga siap untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Hal tersebut selaras dengan ihwal yang menjadi slogan Kemendikbud mengenai lulusan sekolah vokasi, yang biasa dikenal dengan dengan singkatan BMW, yakni, Bekerja, Melanjutkan, dan Wirausaha. Berangkat dari itu, maka lulusan SMK tentunya memiliki pilihan masa depan yang jauh lebih komplet mengenai penentuan langkah selanjutnya pascalulus.

Dengan demikian, hal tersebut tentu akan menghapus stigma tentang SMK yang hanya dipersiapkan untuk kerja saja karena secara orientasi SMK adalah jenjang pendidikan yang mengusung spirit bahwa SMK Bisa! SMK Hebat!

*Penulis guru SMK MUHAMMADIYAH 2. Surabaya
**Disunting oleh Arvi Irchami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here