SMP Muhammadiyah 15 Bentengi Pelajar dari Serangan Narkoba

0
131
Perangi Narkoba: Muhammad Arifin (berdiri) sosialisasi mengenai bahaya narkotika.(Foto: Eko)

KLIKMU.CO – Di zaman yang serba wah dan woow ini atau orang menyebut milenial, sejatinya menjadi langkah awal menuju zaman penuh tantangan yang besar.

Menurut Anis Sami Pujiastuti, SE. Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah (SMPM) 15 bahwa zaman melenial segala sesuatu bisa dilakukan dengan sangat mudah. Misalnya, jual beli dengan cara online.

Dia menuturkan, bahwa di, zaman melinial bagaikan mata pisau bermata dua. Yang mana, antar sisi-sisinya mengandung unsur keuntungan dan kerugian.

Jual beli berbasis online yang sifatnya mempermudah pun disalah gunakan dan diselewengkan untuk transaksi Narkoba, misalnya.

Karena itu, menurut dia sebagai salah satu sekolah di wilayah Surabaya utara, SMPM 15 bekerja sama dengan Badan Narkotika Jatim, menggelar Sosialisasi bahaya Narkoba ke seluruh sekolah-sekolah SD/Mi se -surabaya. Untuk menangkal serangan dari luar yang akan datang kesurabaya yaitu Narkoba dan Miras.

“Sudah kali ke 3 dalam bulan ini SMPM 15 melakukan sosialisasi bahaya narkoba,” katanya Kepada KLIKMU.CO

Sosialisasi tersebut di lakukan di SDN Tanah kali kediding 2 jalan Pogot no.57 Surabaya, Sabtu (28/4) pukul 07.00 WIB.

Acara tersebut dihadiri Muhammad Arifin BNN Jawa Timur. Dia memaparkan, Kota Pahlawan menjadi target para bandar narkoba untuk memasarkan produknya.

“Jadi untuk menghancurkan Indonesia di zaman melinial ini tidak di perlukan perang, tetapi dihancurkan melalui Narkoba,” tambah Arifin.

Ia menyambut positif langkah SMPM 15 Surabaya sebagai inisiator sekolah yang bekerja sama dengan BNN untuk menangkal serbuan penghancuran negara.

Kata Anis, sumber data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya Jumlah penduduk Kota Surabaya sebanyak 3.057.766 jiwa. Mereka terdiri 1.526.583 laki-laki dan 1.531.183 perempuan.
Dengan kepadatan jumlah penduduk yang padat dan tingkat pengangguran yang tinggi menjadi sasaran empuk bagi para Bandar Narkoba juga pasar yang bagus untuk penjualan miras,” ungkapnya buktinya warga Surabaya mati konyol karena mengkonsumsi minuman oplosan. (Eko/Kholiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here