Soal Penghentian Kompetisi, PS Hizbul Wathan Dukung Pemerintah

0
137
PS Hizbul Wathan berfoto bersama saat akan melakoni match perdana di Liga 2 (Foto: istimewah)

KLIKMU.CO – Manajemen PS Hizbul Wathan menyatakan akan mengikuti keputusan PSSI soal kelanjutan Liga 2 2020 di tengah wabah virus corona atau covid-19. Di mana, PSSI akan menghentikan kompetisi termasuk Liga 1 dan Liga 2 jika wabah Covid-19 belum usai hingga waktu yang ditetapkan.

“Kami mendukung keputusan PSSI. Sebagai klub baru, masa jeda ini kami manfaatkan untuk konsolidasi internal,” ujar Manajer PS Hizbul Wathan Suli Da’im, Sabtu (28/3/2020).

Dalam Surat Keputusan bernomor SKEP/48/III/2020, PSSI menegaskan akan menghentikan Liga 1 dan Liga 2 2020 jika pemerintah memperpanjang Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia yang saat ini ditetapkan sampai dengan 29 Mei 2020.

Surat Keputusan PSSI tersebut ditandatangani Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan pada Jumat (27/3/2020). Dalam suratnya, PSSI menyatakan apabila Pemerintah RI memperpanjang Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana setelah tanggal 29 Mei 2020 dan/atau PSSI memandang situasi belum cukup ideal untuk melanjutkan kompetisi, maka kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2020 akan dihentikan.

Suli menegaskan, manajemen PS Hizbul Wathan menganggap keputusan PSSI sangat bisa diterima di tengah situasi sekarang. Pasalnya, masalah kesehatan dan keselamatan masyarakat harus menjadi hal utama.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi sekarang. Situasinya benar-benar darurat. Untuk itu, kami harus mengikuti keputusan pemerintah dalam memerangi virus corona. Semoga semua ini bisa segera berakhir,” papar pria yang menjabat Ketua Lembaga Hikmah dan Kajian Publik (LHKP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur itu.

PSSI dalam surat keputusannya menganggap kejadian ini sebagai force majeure. Pasalnya, penyebaran penyakit virus corona terutama marak mulai bulan Maret, dan bisa jadi masih akan berlanjut pada April, bahkan mungkin Mei dan Juni 2020.

Terkait poin utama putusan itu, klub-klub peserta Liga 1 dan 2 musim 2020 pun dipersilakan melakukan perubahan kontrak kerja yang telah disepakati antara klub, pemain, pelatih dan ofisial tim, atas kewajiban pembayaran gaji di bulan Maret sampai Juni mendatang. PSSI mengizinkan pembayaran gaji sebesar maksimal 25 persen. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here