Spemlibels Gelar Munaqasah 1, Pencarian Santri Terbaik DataMu

0
159
Santri Darut-Tahfidz mengikuti munaqasah di aula lantai 3 Gedung Dakwah Muhammadiyah Kenjeran Center. (Ti2n/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – SMP Muhammadiyah 15 (Spemlibels) Kenjeran Surabaya melaksanakan Munaqasah 1 Santri Darut-Tahfidz Spemlibels pada Sabtu (6/3/2021). Acara itu digelar di aula lantai 3 Gedung Dakwah Muhammadiyah Kenjeran Center, Jalan Platuk No 104, Kenjeran.

Direktur Darut-Tahfidz Spemlibels Aziz Maulana Ahsan SE mengatakan, Munaqasah 1 Santri Darut-Tahfidz dilaksanakan sebagai salah satu jembatan mewujudkan visi dan misi SMP Muhammadiyah 15 Kenjeran. “Kami berharap, dengan munaqasah santri ini, terwujud pelajar muslim yang bertauhid sahih dan berakhlak mulia,” katanya.

Aziz memerinci, kegiatan munaqasah 1 itu dibagi menjadi tiga kelompok. “Kelompok pertama adalah kelompok juz 30. Kedua, kelompok juz 30, 29, dan 28. Kelompok ketiga, kelompok yang hafalannya di atas lima juz. Kemudian siswa diuji oleh tim penguji,” tutur dia.

Sementara itu, penilaiannya meliputi tajwid, makhraj, kelancaran hafalan, dan nada atau suara. Secara teknis, terang dia, santri dipanggil satu per satu dengan membacakan surat pilihan. ”Penguji kemudian melanjutkan dengan sambung ayat secara acak,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah 15 Kenjeran Surabaya Ustadz Banjar MPdI menyampaikan bahwa munaqasah 1 dilaksanakan sebagai evaluasi awal. “Kegiatan ini merupakan evaluasi kita sebelum munaqasah paripurna yang nantinya muncul santri terbaik DataMU. Semoga ke depan santri DataMU lebih semangat dan istiqamah dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an,” katanya penuh semangat.

Wali Santri Darut-Tahfidz Spemlibels, Evi Novitasari, merasa terharu dan tegang saat menyaksikan langsung putranya mengikuti munaqasah. “Ya Allah, saat anak saya dipanggil maju, betul-betul membuat saya tegang, perasaan campur aduk tak keruan. Hati saya bilang semoga lancar ya Allah,” ucap dia dengan suara sedikit lirih.

“Selama empat bulan mengikuti Darut-Tahfidz, saya sudah hafal tujuh juz, tetapi saya tetap gemetar dan grogi,” kata Rieka Akbar Fathoni, salah satu siswa, kepada Klikmu.co seusai munaqasah. (Ti2n/Habibie/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here