Spemma Jadi Rujukan Sekolah Unggul Lembaga Lain

0
299
Tim sekolah unggul Spemma tengah menyambut kedatangan tamu dari Yayasan Nurul Fikri Education Center Sidoarjo. (Mayang/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Yayasan Nurul Fikri Islamic Education Center Sidoarjo berkunjung ke SMP Muhammadiyah 5 Surabaya untuk melakukan studi banding sekolah, Selasa (16/2/2021). Yayasan yang berdiri sejak 2002 itu memilih Spemma –julukan SMP Muhammadiyah 5 Surabaya–  dengan alasan ingin menggali informasi mengenai pendirian gedung hingga memperoleh banyak peserta didik.

Tamu dari Yayasan Nurul Fikri Education Center Sidoarjo disambut sejumlah guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 5 Surabaya. Mereka yang hadir dalam kunjungan ini adalah Ustadz Syaiful Arifin SS MPd (advisor), Muammal Jasin MPd (direktur eksekutif), dan beberapa tim Yayasan Nurul Fikri lainnya. Pertemuan tetap memenuhi protokol kesehatan ketat dengan memakai masker dan mencuci tangan selama berada di sekolah.

Kepala Spemma Drs H. Alim, MPdI menyampaikan terima kasih kepada tamu dari Yayasan Nurul Fikri Islamic Education Center. “Kami sharing tentang strategi manajerial, hubungan dengan wali murid, proses membangun dan memelihara hubungan dengan sekolah di luar negeri, serta proses menjadi sekolah unggul,” tuturnya.

Dari pihak yayasan, Muammal Jasin MPd menyampaikan bahwa Yayasan Nurul Fikri Education Center ingin membangun SMP setelah lama mendirikan sekolah dasar sejak 2002.

“Kunjungan ini tujuannya untuk belajar dan sharing bagaimana cara membangun serta mengelola SMP hingga menjadi sekolah yang unggul. Maka, kami mengucapkan terima kasih atas ketersedian SMP Muhammadiyah 5 yang telah membantu kami dalam menggapai cita-cita membangun sekolah SMP,” tutur Muammal Jasin.

Sementara itu, yang digali dalam studi banding ini ialah mengenai tatanan sekolah, pembangunan gedung sekolah, penanganan siswa, menajemen keuangan di sekolah, hingga bagaimana mendapatkan banyak siswa. Kompetensi guru profesional untuk sekolah pun tidak lupa disampaikan.

“Sekolah baru pertama harus memperhatikan SDM-nya, harus betul-betul bagus, berkualitas, dan yang terpenting kualifikasi guru. Sekarang tidak boleh lagi merekrut guru yang tidak sesuai dengan kualifikasi,” jelas Edi Sutanto MPd, tim sekolah Unggul SMP Muhammadiyah 5 Surabaya. (Mayang/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here